Connect with us

Sumut

Hari Pertama Masuk Kerja, Pemko Tebing Tinggi Gelar Upacara Gabungan

Published

on

Penanggung Jawab Sekdako Tebing Tinggi, H Marapusuk Siregar saat memberi sambutan dalam upacara gabungan di lingkungan Pemko Tebing Tinggi, Senin (10/6/2019). (Foto: WH/Geosiar.com).

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Memasuki hari pertama kerja setelah libur cuti bersama Idul Fitri 1440 H, Wali Kota diwakili Penanggung Jawab Sekdako Tebing Tinggi, H Marapusuk Siregar memimpin upacara gabungan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, Senin (10/6/2019) di halaman Balai Kota Tebing Tinggi.

Upacara itu dihadir oleh para Asisten beserta Staf Ahli Pemko Tebing Tinggi, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pelaksana Pemko Tebing Tinggi, serta seluruh ASN.

Dalam kata sambutannya, Marapusuk Siregar mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H kepada seluruh jajaran Pemko Tebing Tinggi. Dia berharap, hari kemenangan itu dapat memotivasi setiap individu untuk menjadi pribadi yang lebih baik termasuk dalam mengabdi kepada negara.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semangat kemenangan di hari raya ini bisa menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi diberbagai segi kehidupan, termasuk di dalam pengabdian kita sebagai aparatur sipil negara,” ucap Marapusuk Siregar dalam kata sambutan saat upacara berlangsung.

Selain itu, Marapusuk mengimbau kepada seluruh pegawai agar bisa melayani masyarakat seperti biasa. Meskipun ingin menggelar halal bihalal, Marapusuk mengharapkan acara itu tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutan itu, Marapusuk turut mengharapkan, melalui perayaan lebaran ini, konflik bangsa terkait pemilihan presiden (pilpres) dapat segera terselesaikan.

“Siapapun yang ikut pilpres pada 17 April lalu, merupakan putra-putra terbaik bangsa yang memiliki visi dan misi untuk memajukan bangsa ini. Jadi siapapun yang terpilih secara konstitusi merupakan pilihan terbaik dari rakyat Indonesia dan tentunya atas izin Allah SWT,” tuturnya.

Dia pun mengimbau kepada seluruh jajaran pemko agar tidak berkonflik terkait persoalan yang sama dan lebih baik memfokuskan diri  untuk melayani masyarakat.

“Dari pada berkonflik, lebih baik kita doakan presiden terpilih nantinya dapat memberikan yang terbaik bagi Indonesia, terlebih kita sebagai aparatur sipil negara memiliki tugas melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pimpinan,” tandasnya.

Selain itu, Marapusuk mengumumkan bahwa Pemko Tebing Tinggi telah menerima dua (2) program nasional dari Kementerian Sosial RI (Kemensos RI), yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sejalan dengan program Kemensos pada awal November 2018 lalu, Pemko Tebing Tinggi telah mengganti Program Bantuan Sosial Rastra menjadi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sejak 2014, Pemko Tebing Tinggi melalui Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi telah memprogramkan bantuan sosial beras bagi masyarakat berpanghasilan rendah untuk memenuhi kecukupan kebutuhan sandang. Bantuan itu akan tetap diberikan di luar alokasi penerima BPNT yang diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Kemensos RI.

Untuk tahun 2019 ini, Pemko Tebing Tinggi telah menetapkan sejumlah penerima program Bantuan Sosial Beras Madani sebanyak 4.521 Kepala Keluarga. Data tersebut telah tersimpan dalam basis data terpadu Kemensos RI. (WH)