Connect with us

Sumut

Pahala Sitorus Sarankan Elite Politik Setop Saling Serang: Rakyat Butuh Stabilitas Politik dan Ekonomi

Published

on

Fungsionaris Partai Golkar Sumatera Utara, Pahala Sitorus usai acara perayaan Paskah Oikumene Kota Tebing Tinggi, Minggu (9/6/2019). (Foto: WH/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Politisi Partai Golkar, Pahala Sitorus tak henti-hentinya mengajak para elite politik agar tak lagi menebar kebencian, apalagi di hadapn publik. Sebab menurutnya, rakyat sudah bosan  melihat para elite politik yang saling melontarkan pernyataan yang dinilai bisa menimbulkan kegaduhan.

Hal ini disampaikannya ketika dimintai tanggapan terkait kondisi politik dan ekonomi di Indonesia.

 “Rakyat butuh keamanan, kenyamanan, stabilitas politik dan ekonomi,” kata Pahala Sitorus disela-sela acara perayaan Paskah Oikumene Kota Tebing Tinggi, Minggu (9/6/2019) di Aula Gedung Budi Dharma, Kota Tebing Tinggi.

Meski pun lebaran disebut-sebut sebagai momentum yang tepat untuk rekonsiliasi, kata Pahala, namun faktanya para elite masih terus saling menyerang seakan tak ada ujungnya.

“Pemilu telah selesai, Idul Fitri sudah dirayakan, saling memaafkan sudah dilakukan, namun saling menyerang antar elite politik masih terus berlangsung,” sambungnya. 

Pahala menyinggung silahturahmi antarbeda koalisi yang sedang hangat diperbincangkan belakangan ini. Menurutnya, para elite yang membesar-besarkan silahturahmi seperti itu dapat kembali memicu peningkatan tensi politik yang sempat mereda.

“Seperti silahturahmi beda koalisi dipermasalahkan, Nah, jadi inilah yang menyebabkan kondisi keamanan, kenyamanan dan stabilitas politik serta ekonomi nantinya dapat terganggu kalau para elite politik tidak segera menghentikan perilaku yang buruk, dan saling menyerang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Fungsionaris Partai Golkar Sumatera Utara itu turut mengajak seluruh elemen masyarakat supaya tak mengikuti jejak para elite yang membuat suasana pasca pemilu semakin memanas. Sebaiknya, menurut Pahala masyarakat harus mendukung pemerintah yang sah demi terwujudnya stabilitas politik dan ekonomi. (WH)