Connect with us

Dunia

Pembantaian Massal di Sudan, 40 Mayat Ditemukan di Sungai Nil

Published

on

Ilustrasi Konflik Sudan di Khartoum. (Foto/REUTERS)

Geosiar.com, Sudan – Aksi demonstrasi massa di ibu kota Sudan, Khartoum berujung pilu. Pasalnya, 100 orang dilaporkan tewas terbunuh dengan 40 di antaranya ditemukan di sungai Nil. 

“Sebanyak 40 jenazah para martir mulia kami temukan di Sungai Nil kemarin,” demikian pernyataan dari Komite Sentral Dokter Sudan (CCSD) dalam sebuah unggahan di Facebook, dilansir dari BBC, Kamis (6/6/2019).

Sebelumnya, CCSD mengumumkan sebanyak 60 orang tewas dalam aksi demostrasi itu. Namun, jumlahnya meningkat saat paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (RSF) menemukan 40 mayat lainnya yang diduga dibuang ke sungai Nil.

Dewan Transisi Militer (TMC) yang mengambil alih kekuasaan Sudan pasca kudeta militer yang menggulingkan Presiden Omar al-Bashir pada April lalu, berjanji akan menyelidiki kasus pembunuhan massal ini. 

Letnan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, selaku Kepala TMC, mengakui telah  menyuruh bawahannya untuk memulai penyelidikan atas kematian demonstran pro-demokrasi tersebut.

Menurut keterangan saksi mata, pihak kepolisian dan RSF menembaki para demonstran pada hari Senin (3/6/2019) lalu. Dalam rekaman video menampilkan sejumlah pasukan keamanan terlihat sedang memukul dan menghantam demonstran dengan menggunakan tongkat.

Aksi brutal pasukan pengamanan ini terjadi selama pembubaran paksa massa demonstran yang telah duduk selama berminggu-minggu di depan markas militer Khartoum.