Connect with us

Sumut

Lapas Tebing Tinggi Gelar salat Id Sekaligus Beri Remisi Khusus Idul Fitri

Published

on

Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Tebing Tinggi bersama petugas lapas usai mengikuti salat Id di Masjid Lapas, Jalan Pusara Pejuang, Rabu (5/6/2019). (Foto: art/geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Ratusan  narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Tebing Tinggi mengikuti salat Id di Masjid Lapas, Jalan Pusara Pejuang, Rabu (5/6/2019).

Pelaksanaan salat Id berlangsung dengan khidmat. Khatib yang memimpin salat, Ustaz Beni Fernanda mengajak para warga binaan  untuk menjadikan hari  kemenangan ini sebagai momentum dalam menata kembali kehidupan yang baru setelah terjerat berbagai persoalan masa lalu yang kelam.

“Gunakan momentum hari raya Idul Fitri ini untuk bisa bertobat dan mulai mencinta sesama serta merajut kembali hubungan yang rukun dan damai,” kata Beni.

Ia mengatakan, sebagai umat Muslim tidak boleh hanya memikirkan hal-hal yang bersifat duniawi sehingga melupakan kepada Yang Maha Pencipta yang pada akhirnya jatuh dalam keterpurukan

“Apabila kita banyak memikirkan hal-hal yang duniawi dan terlalu mencintai dunia maka kita akan tenggelam dalam kehidupan dunia yang banyak kebusukan. Apabila kita banyak mengingat Tuhan maka pasti kita selamat dalam mengarungi kehidupan dunia ini yang banyak tantangan ini,” tegasnya.

Sang ustaz pun berharap, para penghuni Lapas bisa terus meningkatkan imannya sehingga bisa melewati segala proses hukum yang sedang dijalankan dengan rasa suka cita.

Dalam momen lebaran ini, Kalapas Tebing Tinggi, Theo A Purba didampingi KPLP, Krisman Ziliwu SH mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan remisi khusus kepada warga binaan

“Saat ini ada 1630 orang yang sedang dibina. Sebanyak 1030 narapidana, diantaranya 1002 pria dan 28 wanita. Sedangkan tahanana ada 600 orang, yakni 584 pria 16 wanita. Kita akan berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri,” kata Kalapas.

Rekapitulasi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri yakni RK I sebanyak 725 orang dan RK II hanya satu orang. Sehingga total yang mendapat remisi khusus berjumlah 726 orang.

“Selanjutnya, rekapitulasi berdasarkan besaran perolehan untuk 15 hari ada 137 orang, untuk 1 bulan ada 537 orang, untuk 1 bulan 15 hari ada 43 orang dan untuk 2 bulan ada 9 orang. Jumlah keseluruhan ada 726 orang,” sebut Theo.

Seperti dipantau wartawan geosiar.com, usai melaksanakan salat Id, seluruh umat mengakhiri perayaan Idul Fitri dengan bersalam-salaman kemudian diberi kelongggaran untuk menerima sanak saudara yang hadir menjenguk. (art)