Connect with us

pemilu 2019

Moeldoko Sebut Pertemuan Jokowi-Prabowo Tinggal Menunggu Momentum

Published

on

Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin serta Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat menghadiri deklarasi damai Pemilu 2019 di Jakarta, 2018 lalu.

Geosiar.com, Jakarta – Rencana pertemuan antara capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto tampak sudah dinanti kebanyakan orang. Namun, hingga kini rencana rekonsiliasi pasca pemilihan umum itu masih belum menemukan titik terang.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa Jokowi sendiri sudah mengupayakan secara maksimal untuk mewujudkan pertemuan dengan Prabowo. Moeldoko pun meyakini pertemuan itu tinggal menunggu momentum.

“Pak Jokowi sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membangun sebuah komunikasi, dan saya yakin Pak Prabowo juga sudah membuka dan nanti tinggal momentumnya. Ya kita ingin secepatnya,” tutur Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Moeldoko mengharapkan agar pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo ini bisa segera terwujud. Menurut penilaian Moeldoko, pertemuan itu mungkin bisa digelar setelah Lebaran 2019.

“Ya mudah-mudahan sebelum Lebaran. Tapi melihat situasinya seperti ini ya bisa juga setelah Lebaran,”

Jokowi sendiri, kata Moeldoko, sudah sangat mengupayakan berbagai cara untuk bisa bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu. Komunikasi terbaru pun sudah terjalin antara dua kandidat Pilpres 2019 itu.

“Sudah ada. Kita sudah ada mengirim, second track sudah kita lakukan untuk melakukan pendalaman. Sehingga nanti pertemuan sudah semakin mulus,” jelas Moeldoko

Moeldoko menyebut, pertemuan ini wajib segera direalisasi karena merupakan prioritas utama dalam upaya menyelesaikan sengketa bangsa.

“Presiden yang akan datangkan bukan presiden 01 atau presiden 02 tetapi Presiden Republik Indonesia yang sebagai tujuan akhir yang kita inginkan. Maka pertemuan Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu harus betul-betul bisa diwujudkan dalam tempo yang secepatnya,” ujar Moeldoko.

Saat ditanya siapa yang menjadi penghubung untuk pertemuan itu, Moeldoko enggan untuk menyebutkan identitasnya. Namun, dia menegaskan ada orang yang melakukannya.

“Ada, ada penghubungnya,” tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi telah mengirim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu Prabowo. Namun, pertemuan itu gagal lantaran kondisi kesehatan Prabowo saat itu sedang turun. Terakhir, Wakil Presiden Jusuf Kalla berhasil menemui Prabowo pada Kamis (23/5/2019) lalu.