Connect with us

Lifestyle

Agar Tidak Mudah Basi, Begini Cara Menyimpan Masakan Bersantan

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Tidak terasa Ramadan tinggal beberapa hari lagi. Umat muslim akan segera merayakan dan merasakan nikmatnya Hari Raya Idul Fitri. Membahas soal Hari Raya, salah satu hal yang paling identik dari kuliner Hari Raya ialah kuliner yang berat seperti halnya masakan bersantan.

Masakan bersantan seperti opor ayam, gulai kambing, rendang, lodeh dan sejenisnya biasanya menjadi masakan wajib saat Hari Raya. Masakan ini umumnya dihidangkan bersama ketupat, lontong atau nasi putih. Untuk masakan bersantan, biasanya akan tersisa banyak. Ketika tersisa, kita harus pandai-pandai dalam menyimpannya agar ini tidak cepat basi.

Setiap masakan bersantan sebaiknya dimasak hingga benar-benar tanak dan benar-benar mendidih. Masakan bersantan yang dimasak hingga benar-benar matang selain lebih awet juga akan terasa lebih sedap. Dikutip dari Fimela, berikut cara mengatasi makanan bersantan agar tidak mudah basi.

Hangatkan Kembali

Masakan bersantan sebaiknya dihangatkan kembali setelah dimakan dan masih tersisa. Hangatkan hingga benar-benar mendidih kemudian diamkan beberapa saat lalu biarkan hingga esok hari.

Hindari Mengaduk Masakan Bersantan Setelah Dihangatkan

Setelah dihangatkan, alangkah baiknya untuk tidak mengaduk masakan tersebut. Diamkan saja masakan bersantan. Selain jangan mengaduk, pastikan untuk tidak menutup panci atau wadah masakan jika masakan masih panas.

Simpan di Lemari Es

Selanjutnya adalah dengan cara memasukkannya ke dalam lemari es. Namun ingat, sebelum dimasak ke lemari es sebaiknya masakan dihangatkan dulu. Jika ingin menyantap masakan bersantan yang disimpan di lemari es, kita bisa mengambil secukupnya kemudian menghangatkannya kembali.

Itulah tiga cara yang dapat dilakukan untuk menyimpan masakan bersantan supaya awet dan tahan lama serta tidak mudah basi. Semoga tips ini bermanfaat dan selamat mencoba.