Connect with us

pemilu 2019

KPU Skors Komisioner KIP Aceh Besar

Published

on

Geosiar.com, Banda Aceh – Komisi Pemilihan Umum memberhentikan sementara alias skorsing Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar lantaran dinilai tidak mampu menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi suara pemilihan legislatif (pileg) DPR Kabupaten (DPRK).

KIP Aceh, Samsul Bahri membenarkan kabar pemberhentian sementara tersebut. Dia mengatakan bahwa skorsing diberlakukan hingga tahapan pleno KIP dan penetapan caleg DPRK selesai dilakukan.

“Iya diberhentikan sementara oleh KPU sampai selesai tahapan pleno KIP dan penetapan Caleg DPRK terpilih,” tutur Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri, Rabu (29/5/2019).

Sebelumnya, KIP Aceh Besar telah diberi tambahan waktu guna menyelesaikan pleno rekapitulasi perhitungan suara pemilihan umum tingkat DPRK. Akan tetapi, komisioner KIP Aceh Besar belum juga merampungkan tugas mereka hingga batas waktu tambahan.

“KIP Aceh Besar dianggap tidak mampu lagi menyelesaikannya. Sudah dikasih waktu perpanjangan juga tidak bisa dilakukan akhirnya diambil-alih,” papar Samsul.

Melihat kondisi itu, KPU RI langsung mengeluarkan surat pemberhentian sementara kepada seluruh komisioner KIP Aceh Besar. Kemudian, pleno hasil Pileg DPRK dan penetapan DPRK segera diambil alih oleh KIP Aceh.

Setelah dialihkan, KPU menargetkan agar KIP Aceh dapat merampungkan pleno pada Kamis, 30 Mei 2019. Pleno pun mulai digelar hari ini di Asrama Haji, Banda Aceh, Aceh.

Sebagai informasi, rapat pleno yang digelar oleh KIP Aceh Besar beberapa waktu lalu sempat ricuh akibat desakan sekelompok massa partai politik yang menginginkan perhitungan suara ulang.

Namun, permintaan itu tidak mendapat respon dari KIP Aceh Besar, sehingga massa membakar tenda dan merusak kaca di Gedung DPRK Aceh Besar tempat pleno digelar. Akhirnya, pleno pun sempat tertunda dan menyebabkan ketidaksiapan untuk merampungkan pleno.