Connect with us

Daerah

Korban Penganiayaan Diberastagi Berharap Kapolres Karo Segera Menindak Pelaku

Published

on

foto : Pelaku, Firman natal Tarigan (berkacamata) saat melakukan penganiayaan didalam mobil terhadap iman (korban) diberastagi. (istimewa)

Geosiar – Tanahkaro – Telah terjadi Penganiayaan dengan ancaman pembunuhan terhadap beberapa orang yang sedang melintas di jalan jamin ginting berastagi, tepatnya didepan seputaran sekolah SMA Negri 1 Berastagi sekira pukul 09.00 Wib (29/5).

Berdasarkan informasi yang didapat geosiar.com, Korban atas nama Supirmansah, umur 20 tahun, penduduk tanjung belang kecamatan tiganderket kabupaten karo bersama dua orang saksi yang melihat dan mengalami kejadian kasus penganiayaan dengan ancaman pembunuhan tersebut telah melaporkan Firman Natal Tarigan kepada pihak kepolisian resor tanahkaro (29/5) sekira pukul 20.00 Wib di SPKT Polres Karo dengan laporan polisi no LP/323/V/2019/SU/RES T.KARO.

Usai korban melakukan pembuatan laporan polisi, Korban dan para saksi saat dimintai keterangan oleh awak media diseputaran kantor Polres Karo menuturkan ” benar bang ada kejadian penganiayaan didalam mobil terhadap korban ” (iman) saat kami dalam perjalanan dari kabanjahe menuju Medan bersama korban dan saksi (FS), ucap angga.

Lanjutnya lagi, kejadian penganiayaan terjadi saat laju mobil yang saya supiri dihentikan oleh pelaku Firman Natal Tarigan dijalan jamin ginting berastagi (29/5), sekira pukul 09.00 Wib. dan pelaku menyuruh saya untuk menghentikan laju kendaraan yang kami tumpangi bertiga, ujar Angga supir kendaraan yang disewa oleh Fs dan korban.

Saat Angga dipertanyakan mengapa mau menghentikan laju mobil sesuai permintaan pelaku, Angga mengatakan karena aku mengenal pelaku dan takut terus dilakukan pengejaran bila tidak berhenti dan dapat membahayakan mobil yang saya kendarai, saya hanya supir bng, ujar Angga.

Korban menambahkan ucapan Angga dengan mengatakan “saya tidak mengetahui tiba tiba pelaku (Firman) mendatangi mobil langsung marah marah dan saya tidak mengerti mengapa saya dianiaya secara keji oleh pelaku didalam mobil yang saya tumpangi, saya dipukuli secara bertubi tubi dibagian wajah, mulut, kepala, lengan dan punggung, serta bahu saya digigit juga oleh pelaku, tutur pria gemulai yang keseharianya sebagai pegawai salon tersebut.

Selanjutnya saya melarikan diri dengan menaiki anggkutan umum PO sigantang dan langsung berobat sembari melakukan Visum et repertum (Ve.r) di RSU Kabanjahe, Phone Seluler milik saya juga dirusak dengan cara dibanting ke aspal hingga pecah dan tidak dapat dipergunakan lagi, saya mengalami kerugian dan sangat takut pada pelaku yang sangat berniat akan mengulangi penganiayaan ini, jelas korban.

Pelaku berulang mengucapkan akan membunuh saya, makanya saya laporkan kepada kepolisian polres karo agar pelaku dapat diproses secara hukum, saya sangat berharap kepada Kapolres Karo dapat segera menindak pelaku sebelum terjadi niat pelaku yang berkeinginan untuk membunuh saya, harap pemuda yang selalu berprilaku menyerupai wanita tersebut./Edy surbakti.

Advertisement