Militer Sri Lanka Ringkus 100 Terduga Jejaring Teroris

by

Geosiar.com, Sri Langka – Angkatan bersenjata Sri Lanka berhasil menangkap sebanyak 100 terduga teroris, yang diduga terlibat dalam jejaring pelaku teror bom pada 21 April lalu. Mereka ditangkap dalam operasi kontra terorisme pada Minggu (26/5/2019).

Seperti dikutip dari AFP, Senin (27/5/2019), operasi tersebut berlangsung sejak Kamis pekan lalu dengan melibatkan 3000 serdadu yang tersebar di sekitar ibu kota Kolombo dan kota lain untuk mencari jejaring kelompok teror.

Razia itu juga dilakukan di Provinsi Barat Laut yang sempat dilanda kerusuhan anti-Muslim selepas teror bom. Satu orang meninggal serta beberapa masjid dirusak dalam kerusuhan tersebut dan menyebabkan sejumlah rumah dan toko milik umat Muslim tutup.

Saat tiga hari pertama, tentara membekuk 87 orang terduga teroris. Terduga teroris yang tertangkap diserahkan kepada polisi untuk diinterogasi.

“Sekarang jumlah terduga teroris yang ditangkap sudah sekitar 100 orang,” ujar salah seorang aparat keamanan.

Namun, menurut sumber, tidak seluruhnya yang ditangkap terkait dengan tindak terorisme. Sebagian karena mereka menyimpan narkoba dan senjata api ilegal.

Sebagian lagi ditangkap karena menyimpan video dan materi ceramah kelompok Jemaah Tauhid Nasional (NTJ), yang diduga bertanggung jawab dalam aksi teror bom itu.

Sementara Presiden Maithripala Sirisena menyatakan akan memperpanjang status darurat negara selama 30 mendatang. Dirinya menganggap hal itu untuk menjamin keamanan penduduk, karena situasi dianggap masih rawan selepas aksi teror bom yang menewaskan 258 orang dan melukai sekitar 500 orang.