Connect with us

Sumut

Ketua Komisi III DPRD Tebing Tinggi: Jika BW Tak Percaya MK, Gugatan Dicabut Saja

Published

on

Ketua Komisi III DPRD Tebing Tinggi, Pahala Sitorus bersama keluarga, Minggu (26/5/2019). (Foto: Geosiar.com/WH)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Banyaknya pernyataan yang dilontarkan oleh kubu capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto–Sandiaga Uno yang tidak mempercayai kinerja Mahkamah Konstitusi (MK) yang profesional dan independen dalam mengambil keputusan suatu perkara, mendapat tanggapan sengit dari Wakil Ketua Cakra 19 Sumatera Utara, Pahala Sitorus.

Pahala mengatakan, apabila Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto–Sandiaga Uno yang diketuai oleh Bambang Widjojanto (BW) tidak memperpercayai kinerja Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), sebaiknya gugatan sengketa Pilpres 2019 lebih baik segera dicabut.

“Ya kalau mereka [Bambang Widjojanto] tidak percaya, sebaiknya gugatan dicabut saja,” kata Pahala di Kota Tebing Tinggi, Minggu (26/5/2019).

Sejak awal, lanjut Pahala, kubu 02 memang sudah berupaya membentuk dan menggiring opini bahwa pemilihan umum (Pemilu) 2019 pada 17 April 2019 lalu, tidak akan berlangsung jujur dan adil. Bahkan, sebelum Pemilu 2019 digelar, salah satu tokoh nasional justru telah menyuarakan istilah ‘people power’ yang diyakini untuk membatalkan hasil pemilu presiden (Pilpres) 2019. Tokoh itu adalah Amien Rais.

“Bambang Widjojanto (BW) cs supaya jangan membangun dan menggiring opini yang menjadikan masyarakat tidak percaya kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi. MK pasti akan bekerja secara profesional,” tutur Pahala.

Menurut Pahala, sebagai mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seharusnya BW  tidak menunjukkan sikap antipati kepada lembaga pemerintah, terlebih lagi terhadap Mahkamah Konstitusi.

“Untuk itu dengan tegas, sekali lagi saya sampaikan kalau tidak percaya Mahkamah Konstitusi sebaiknya gugatan dicabut saja,” tegas Pahala yang juga Ketua Komisi III DPRD Tebing Tinggi. (WH)