Connect with us

Politik

DPRD Medan Tuding Pemko Abaikan Derita Warga Sicanang

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota Komisi III DPRD Medan, Jangga Siregar SH, menuding Pemko Medan tidak serius penyelesaian pembangunan Jembatan Titi 2 Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Padahal jembatan tersebut sangat vital, satu-satunya akses penghubung ke Pulau Sicanang yang dihuni sekitar sekitar 12 ribu warga.

“Bayangkan saja, 12 ribu warga keluar masuk setiap harinya ke Pulau Sicanag melakukan aktifitas mencari nafka. Tetapi Pemko Medan belum memperbaiki jembatan II yang ambruk pada Oktober tahun lalu. Kondisi sekarang hanya jembatan darurat. Pemko abaikan derita warga Sicanang, ” tegas Jangga Siregar kepada wartawan, Selasa (20/5/2019).

Dikatakan Jangga Sieegar SH (foto), akibat keterlambatan pembangunan jembatan tersebut, masyarakat sulit melewati jembatan apalagi beban berat. Dipastikan perputaran roda ekonomi di kawasan Sicanang sekitarnya menjadi terhambat.

“Saya menilai Pemko tidak serius. Masa berbulan-bulan tak ada progres. Ada ribuan warga yang setiap harinya melewati jembatan itu. Perputaran ekonomi warga jadi terhambat. Saya melihat pemerintah tak serius memikirkan nasib warga disana,” sambung Jangga.

Ditambahkan Jangga, kendati masalah pembangunan ditangani komisi IV DPRD Medan, sedangkan Jangga di Komisi III. Jangga Siregar asal poltisi Hanura merasa terpanggil derita warga Sicanang.

Untuk itu, Jangga Siregar mendesak Dinas PU Kota Medan agar segera menyelesaikan pembangunan Jembatan Titi 2 Sicanang. “Dinas PU harus segera membangun dan menyelasaikan jembatan itu. Apalagi sudah mendekati lebaran. Otomatis intensitas orang melintas juga akan meningkat,” tegasnya.

Jangga minta Dinas PU untuk segera mencari solusi lain menyikapi mangkraknya pembangunan jembatan itu. “Dinas PU Medan harus cari solusi alternatif, ” imbuh Jangga Siregar. (lamru)