Connect with us

Sumut

Antisipasi Korban Demo, Dinkes Medan Siagakan Bantuan Medis

Published

on

Ilustrasi Mobil ambulans Public Safety Center (PSC) 119 Unit Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan.

Geosiar.com, Medan – Demi mengantisipasi korban dampak dari aksi demonstrasi 22 Mei, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan tengah menyiagakan petugas di sejumlah titik lokasi untuk memberikan penanganan medis.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendy. Dia menyebut, penyiagaan sejumlah petugas medis dilakukan guna memberikan bantuan medis terhadap petugas keamanan maupun pengunjuk rasa yang menjadi korban kemungkinan yang ditimbulkan dari aksi unjuk rasa.

“Petugas medis kita siagakan, baik di KPU maupun Bawaslu. Langkah ini diambil dalam rangka kerja sama pengamanan dengan pihak Polrestabes Medan,” kata dr Edwin Effendy, Rabu (22/5/2019).

Tak hanya itu, Dinkes pun telah menerbitkan surat edaran kepada sejumlah rumah sakit dan Puskesmas di Kota Medan agar bersiaga dalam memberikan pelayanan untuk korban kerusuhan yang dirujuk ke salh satu rumah sakit. Surat edaran tersebut sudah disampaikan pada Jumat (17/5/2019) lalu.

“Jadi, Puskesmas dan RS pun sudah kita ingatkan untuk mengantisipasi adanya korban bila terjadi kerusuhan di Medan,” papar dia.

Selain itu, Dinkes telah menyiagakan 5 unit mobil ambulance yang disebar di Kantor Bawaslu, KPU, Mako Polrestabes Medan, serta ambulance yang stand by melakukan patroli.

Kendati demikian, dr Edwin mengharapkan agar tidak ada korban dalam aksi unjuk rasa tersebut. “Mudah-mudahan tidak sampai adanya jatuh korban,” harapnya.