Connect with us

pemilu 2019

Bawaslu Tolak Laporan Keterlibatan ASN di Pemilu 2019

Published

on

Ilustrasi Kantor Bawaslu

Geosiar.com, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)mementahkan laporan BPN atas dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

“Menetapkan, menyatakan laporan dugaan pelanggaran administratif pemilu TSM tidak dapat diterima. Dengan demikian dugaan pelanggaran pemilu TSM nomor 01/LP/PP/ADR/TSM/RI/00.00/V/2019 kami nyatakan selesai,” tutur Abhan di Ruang Sidang Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Anggota Bawaslu, Ratna Dewi mengatakan, pelapor hanya melampirkan barang bukti berupa 73 print out dari beberapa media online. Sehingga, barang bukti tersebut belum memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam Peraturan Bawaslu nomor 8 tahun 2018.

“Bukti print out 73 berita tidak bisa berdiri sendiri. Perlu ada surat dan video yg terhubung langsung dengan terlapor, sehingga kualitas bukti memenuhi kriteria,” imbuh Ratna dalam putusan pendahuluan.

Selain itu, Ratna menjelaskan, dari 73 bukti yang dilampirkan tidak ada satu pun yang menjurus kepada dugaan laporan BPN.

“Dari 73 bukti yang dilampirkan, tidak ada satu pun bukti yang menunjukkan perbuatan yang direncanakan terlapor (Jokowi), berupa adanya pertemuan yang diinisiasi terlapor,” tandas Ratna.

Untuk itu, Bawaslu memutuskan tidak menindaklanjuti proses hukum terkait laporan BPN atas dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilu 2019.