Connect with us

Sumut

Pemko Medan Turunkan Tim Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan menurunkan Tim Pelaksanaan Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian (Binwasdal)  untuk menertibkan tempat usaha hiburan dan rekreasi yang beroperasi  selama  bulan suci Ramadhan 1440 H di seluruh wilayah Kota Medan. Tim itu diturunkan, Kamis (17/5/2019) untuk memberikan rasa tenang dan nyaman kepada umat Muslim yang tengah menjalan ibadah puasa.

Dalam melakukan penertiban, Tim Binwasdal  yang terdiri dari unsur Pemko Medan melalui OPD terkait, Kodim 0201/BS, Polrestabes Medan, Denpom I/5, Kejari Medan, Polrestabes Medan serta TNI AU tersebut dibagi menjadi  4 tim, masing-masing tim beranggotakan 23 orang sehingga penertiban yang dilakukan berjalan efektif dan maksimal.

Tim I ditugaskan melakukan penertiban di wilayah Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Amplas, Medan Baru, Medan Polonia dan Medan Maimun. Lalu Tim II bertugas di wilayah Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Deli.

Selanjutnya, wilayah Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Denai, Medan Area dan Medan Kota menjadi fokus penertiban Tim III. Sedangkan Tim IV melakukan penertiban di wilayah Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah, Medan Sunggal dan Medan Selayang.

 Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili  Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Khairul Syahnan melepas keempat tim untuk melakukan penertiban didampingi Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Kasatpol PP H M Sofyan, Kadis Sosial Sutan Endar Lubis serta Kabag Humas Ridho Nasution.

“Penertiban yang kita lakukan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat. Dengan penertiban yang dilakukan ini,  semoga umat Islam di Kota Medan dapat merasa lebih, tenang, nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Syahnan.

Sebelumnya, Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan mengingatkan kepada seluruh Tim Binwasdal bahwasannya penertiban yang dilakukan guna memastikan apakan pengusaha industri hiburan di Kota Medan telah mematuhi Surat Edaran Wali Kota Medan terkait penutupan sementara selama bulan Ramadhan.

 “Apabila tempat usaha hiburan yang didatangi terbukti melanggar Surat Edaran Wali Kota, lakukan tindakan secara terukur dan mengacu kepada peraturan dan ketentuan berlaku. Tidak tertutup kemungkinan ada rasa keberatan dan perlawanan yang dilakukan saat penertiban dilakukan, kita berharap rekan-rekan dari unsur TNI dan Polri  dapat mengantisipasinya. Mari sama-sama kita laksanakan tugan ini depan penuh tanggung jawab,” pesan Sofyan.

 Usai pemberian arahan, keempat tim pun langsung dilepas. Masing-masing tim menjalankan tugas sesuai dengan lokasi yang telah ditetapkan. Satu persatu tempat usaha hiburan disisiri guna memastikan mereka melaksanakan Surat Edaran Wali Kota tersebut. Dari hasil penyisiran yang dilakukan, secara umum tempat usaha hiburan seperti karaoke, bar, diskotik, panti pijat serta oukup umumnya tutup kecuali  yang masuk dalam fasilitas hotel berbintang.

Tim hanya menemukan satu kafe yang beroperasi di kawasan Jalan Abdullah Lubis beroperasi dengan menampilkan live music. Atas temuan tersebut  tim yang dipimpin Kasi Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Medan Bagindo Uno Harahap langsung mendatangi  penanggung jawab A Dua Coffe dan minta agar live music dihentikan.

 “Kafe silahkan beroperasi selama bulan Ramadhan tapi tidak disertai dengan live music. Kita harapkan ini tidak dilakukan lagi, jika kedapatan lagi akan kita tindak sesuai dengan peraturan dan ketentuan berlaku,” tegas Uno.

 Hingga lewat tengah malam, tim tidak ada menemukan tempat usaha yang beroperasi maupun menyalahi Surat Edaran Wali Kota. Oleh karenanya Kadis PariwisaTA Kota Medan Agus Suriono menyampaikan apresiasinya kepada pengusaha tenpat usaha hiburan yang telah mendukung penuh dan melaksanakan Surat Edaran Wali kota.

“Kita harapkan kondiksi ini dapat dipertahankan sepanjang bulang suci Ramadhan. Begitu pun penertiban akan terus kita lakukan hingga berakhirnya bulan puasa. Apabila kita temukan ada yang melanggar langsung ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Agus. (lamru).

Advertisement

Sumut

Rapat Perdana Paripurna Soal Tatib DPRD Tebing Tinggi ‘Hujan’ Interupsi

Published

on

Rapat Perdana Paripurna Soal Tatib DPRD Tebing Tinggi

Geosiar.com, Tebing Tinggi –  Rapat Perdana Paripurna pembahasan tata tertib (Tatib) DPRD Tebing Tinggi periode 2019-2024 yang dipimpin ketua sementara, Basyaruddin Nasution dan wakil ketua Sementara M Azwar diwarnai banyak interupsi, pada Kamis (19/9) pukul 10.40 WIB.

Hujan interupsi itu datang dari Anggota DPRD terkait tatib yakni Fahmi Tanjung, Ogamota Hulu SH MH, Kaharuddin Nasution, Drs. Jonner Sitinjak, Waris  dan Ibrahim Nasution SE.

Awalnya, Fahmi Tanjung menyampaikan penyusunan tatib harus mengacu kepada tatib yang sudah disahkan dan tidak perlu direvisi kembali disidang selanjutnya.

Kemudian Ogamota mengatakan, pembahasan tatib sebaiknya mengacu kepada surat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dan bila telah mengacu barulah dilanjutkan dengan memperhatikan poin-poin dari tatib yang sudah disahkan pada sidang Mei yang lalu di periode 2014- 2019.

Sementara, Kaharuddin mengucapkan pandangannya mengenai kesiapan pelaksanaan paripurna pembahasan tatib. Seperti diketahui bahan yang diberikan sudah diundangkan bukan lagi rancangan dan Sekwan jangan “membag ” pikiran Dewan, dan ini peringatan.

Lebih lanjut Drs. Jonner Sitinjak menyatakan bahwa tatib yang telah ditetapkan oleh Dewan Periode 2014-2019 untuk dilanjutkan. Jika dikoreksi seakan-akan tidak menghargai kerja dewan tersebut.

“Untuk itu kami berharap untuk menggunakan tatib yang sudah disahkan karena sudah sesuai dengan PP 12 tahun 2018,” kata mantan pendidik itu.

Sedangkan, Ibrahim Nasution mengatakan pembahasan tatib tidak bisa diselesaikan satu hari. “Perlu beberapa hari untuk dicermati kembali dan kita harus terlebih dahulu membahas pokok-pokok resmi sesuai jadwal yang ditentukan,” katanya.

Sebelum mengakhiri usulnya, Ibrahim  meminta kiranya Sekretaris Dewan (Sekwan) dapat memfasilitasi para dewan untuk berkumpul guna menjalin kekompakan hal ini disambut para sebagian dewan lainnya.

M. Azwar selaku Wakil Pimpinan Sementara berharap agar mereka yang berjumlah 12 Orang yang baru terpilih bisa berkumpul untuk mengusulkan rapat selanjutnya. Azwar mengusulkan agar saat bersidang tidak ada lagi asap rokok dalam ruang persidangan. Namun usul ini kurang ditanggapi peserta rapat.

Ketua Sementara Basyaruddin Nasution  SH mengatakan salah satu tugasnya yakni melakukan rapat sesuai jadwal yang telah ditentukan dan  anggota dewan sepakat untuk dilakukan diskors dan sidang digelar pekan depan  dan palu diketok.

Continue Reading

Sumut

Polisi Ringkus Pelaku Pengeroyokan TNI di Marindal Medan

Published

on

Seorang Anggota TNI Babak Belur Dikeroyok Belasan Orang di Desa Marindal, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (tribunnews.com)

Geosiar.com, Medan – Polisi menangkap pelaku pengeroyokan yang melukai seorang anggota TNI di Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, pada Selasa (17/9/2019) kemarin.

Pada saat kejadian, seorang anggota TNI berinisial PB mengalami luka dibagian kepalanya.

“Polisi dan teman-teman dari TNI sudah melakukan kerjasama. Pelakunya sudah ada ditangkap dan sudah kita proses,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Kamis (19/9/2019).

Kendati demikian, Dadang masih enggan bercerita secara merinci mengenai identitas pelaku maupun kronologi terjadinya keributan. Kini polisi masih terus melakukan proses penyelidikan.

Seperti diketahui, keributan dipicu karena persoalan tanah. Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi membenarkan adanya peristiwa hingga membuat anggotanya terluka.

“Benar. Luka ringan di bagian kepala dan telah mendapatkan perawatan tenaga kesehatan di satuannya,” ungkap Zeni, Rabu (18/9/2019)

Zeni menjelaskan, persoalan ini telah ditangani pihak kepolisian. Dia mengimbau kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak membesar besarkan persolan ini.

Terkait pelaku pengeroyokan, institusinya menyerahkan seluruh penyidikan kepada pihak kepolisan.

“Itu kewenangan polisi,” tandas Zeni.

Continue Reading

Sumut

Gempa Magnitudo 3 Guncang Dairi Sumut

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Dairi – Gempa bumi bermagnitudo 3 mengguncang Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut). Pusat gempa berada di 14 km timur laur dari Dairi.

Berdasarkan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, gempa terjadi pada Jumat (20/9/2019) sekira pukul 09.47 WIB. Gempa tersebut memiliki kedalam 5 km.

“Kedalaman: 5 Km,” tulis BMKG.

Lokasi gempa berada di 2,79 derajat Lintang Utara, 98,44 Bujur Timur.

Hingga kini belum diketahui dampak dari gempa tersebut.

Gempa dirasakan pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II-III. Maksudnya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang hingga getaran dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa bagaikan ada truk berlalu.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com