Connect with us

Politik

Pemko Medan Diwarning Soal Pelaksanaan Pasar Murah, Jangan Ada Penyimpangan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan H Ihwan Ritonga (foto) mengharapkan Pemko Medan maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada pembeli. Panitia diingatkan tidak melakukan hal apapun yang ujungnya merugikan pembeli apalagi soal harga dan timbangan.

“Kita harapkan berjalan sesuai ketentuan
Karena bantuan subsidi harga itu bersumber dari uang rakyat yakni APBD Pemko Medan. Kita mengapresiasi tetap terlaksana. Karena dengan pasar murah akan menjaga stabilitas harga di pasar menjelang hari besar keagamaan. Tapi kita ingatkan, jangan sampai ada permainan timbangan kiloan berkurang, ” ujar,” Ihwan Ritonga.

Sebagaimana diketahui, Pemko Medan telah menggelar pasar murah di 151 lokasi. Setiap hari pasar murah digelar dengan menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telur, minyak tanah dan lainnya.

Dilanjutkan Ihwan Ritonga, untuk menghindari penyimpangan kepada Pemko Medan diingatkan agar tetap pro aktif melakukan pengawasan. Masyarakat juga dihimbau turut mengawasi, agar tidak terjadi permainan dan spekulan harga.

“Harga bahan pokok di pasar murah sudah disubsidi sekitar 20-30 persen. Ini dibuat agar masyarakat kurang mampu dapat membeli. Sama-sama kita lakukan pengawasan. Semisal bahan pokok yang sudah dibeli, ditimbang ulang. Disperindag dan seluruh panitia yang terlibat, termasuk kecamatan dan kelurahan harus proaktif mengawasi,”kata politisi Gerindra ini.

Untuk diketahui Pemko Medan telah menggelar pasar murah sejak 30 April hingga 29 Mei mendatang. 

Adapun barang yang dijual, seperti beras IR-64 dijual Rp.8.400/kg, harga pasarannya Rp.11.000/kg. Kemudian gula pasir, dijual Rp,9.300/kg, harga pasarannya Rp.12.000/kg dan masih banyak lagi kebutuhan pokok lainnya. (lamru)