Connect with us

Dunia

Pakistan Perpanjang Masa Larangan Melintasi Ruang Udara Bagi Pesawat Asing

Published

on

Ilustrasi Pesawat

Geosiar.com, Pakistan – Pemerintahan Pakistan menetapkan untuk memperpanjang larangan melintas di wilayah udaranya hingga akhir Mei bagi pesawat asing. Larangan itu berlaku sejak perselisihan antara Pakistan-India di Kashmir belum lama ini. Secara tak langsung mendorong maskapai asing untuk mengambil jalan memutar yang lebih jauh.

Bagian wilayah udara di Pakistan sudah ditutup sejak Februari lalu usai insiden bom bunuh diri yang menyerang konvoi India di wilayah Kashmir oleh kelompok militan asal Pakistan, Jaish-e-Mohammed (JeM).

“Wilayah udara akan dibatasi sampai 30 Mei dan kami akan mendiskusikannya kembali,” ujar juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan, Mustafa Baig, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/5/2019).

Akan tetapi ia tidak memberikan alasan jelas mengenai keputusan perpanjangan tersebut.

Kebijakan pembatasan tersebut sangat berdampak pada penerbangan rute Eropa ke Asia Tenggara. Ratusan maskapai kargo dan komersial setiap harinya juga terkena dampak dari pembatasan ini karena lokasi Pakistan yang berada di tengah-tengah jalur penerbangan vital.

Sejumlah operasi di bandar udara Pakistan rencananya dilanjutkan usai krisis membaik. Tetapi, maskapai asing yang melintasi wilayah udara India masih tetap tidak dapat melakukan penerbangan di wilayah Pakistan.

Saat konflik Kashmir, India dan Pakistan juga sempat terlibat saling serang melalui udara. Pesawat tempur kedua negara tersebut juga melakukan pertempuran udara di Kashmir.