Connect with us

Nasional

Menkeu Sebut Aturan Baru THR dan Gaji Ke-13 ASN Rampung Dua Hari Lagi

Published

on

Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati.

Geosiar.com, Jakarta – Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, menyebutkan bahwa revisi aturan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) bakal rampung dua hari lagi.

“Hampir selesai revisinya, akan keluar dua hari lagi.” tutur Sri Mulyani di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Untuk proses pembayaran THR dan gaji ke-13 tersebut, kata Sri Mulyani, akan dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah berdasarkan peraturan kepala daerah yang berlaku.

“Dan pemda sudah bisa melakukan pembayaran melalui peraturan kepala daerah,” imbuh Sri Mulyani.

Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo, mengatakan pembayaran THR dan gaji ke-13 untuk para ASN di pemerintahan daerah akan dilakukan tepat waktu.

Hadi mengatakan, pencairan THR akan dilakukan pada Jumat (24/5/2019) sesuai dengan PP Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pemberian THR kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan.

Dalam peraturan itu juga disebutkan bahwa THR harus diberikan paling lama sepuluh hari sebelum Hari Raya.

“Sudah jelas ketentuan yang telah diterbitkan, baik itu PP 35 atau PP 36 Tahun 2019, semua akan dibayarkan tepat pada waktunya. Sehingga, apa yang diharapkan Pak Presiden tanggal 24 Mei atau sebelum Hari Raya Idul Fitri akan dapat direalisasikan,” tutur Hadi.

Sementara itu, untuk masalah gaji ke-13, Hadi mengimbau kepada pemerintah daerah agar segera menyelesaikan penyusunan anggaran gaji ke-13 ke dalam APBD 2019.

“Kita harapkan kepala daerah sudah menganggarkan dalam APBD-nya untuk gaji ke-13 ini. Seandainya belum menganggarkan, atau sudah tapi tidak cukup untuk membayarkan gaji ke-13 dan THR, maka penyediaannya dapat melalui perubahan penjabaran APBD tanpa menunggu perubahan APBD 2019,” tandas Hadi.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyebutkan jumlah dana yang disiapkan untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 bagi para ASN sebesar Rp 20 triliun. Jumlah itu naik dari tahun lalu sebesar Rp17,9 triliun.