Connect with us

Politik

H Ihwan Ritonga : Maksimalkan Pengawasan Lokasi Prostitusi Hindari Bahaya HIV-AIDS

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan diminta memaksimalkan pengawasan tempat hiburan malam dan lokasi prostitusi di kota Medan. Hal itu guna mengantisipasi penularan penyakit berbahaya HIV/AIDS. Penyakit dimaksud harus dilakukan pencegahan secara sunguh sungguh.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Medan, H Ihwan Ritonga SE saat menggelar sosialisasi Perda IX Tahun 2019 Pemko Medan No 1 Tahun 2012 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Jl SM Raja Kec Medan Kota, Senin (13/5/2019). Hadir saat sosialisasi, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu perwiritan dan ratusan masyarakat.

Disebutkan Ihwan, adapun tujuan sosialisasi agar masyarakat mengetahui dan paham untuk pencegahan dan mengurangi penularan dan dampaknya serta meningkatkan kualitas hidup Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Selain itu, untuk melindungi masyarakat terhadap segala kemungkinan kejadian yang dapat menimbulkan penularan HIV/AIDS.

“Sosialisasi ini sangat penting agar penanggulangan HIV/AIDS harus lebih lebih intensif, menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi. Pemko Medan kita dorong melakukan pengawasan maksimal,” kata Ihwan Ritonga.

Kepada seluruh warga diharapkan dapat peduli terkait penyakit berbahaya itu. Sebab HIV/AIDS bisa mengenai siapa saja tanpa sepengetahuan, karena kasusnya sudah tersebar luas.

“Pencegahan utama yaitu berprilaku sehat, seperti tidak melakukan seks bebas. Namun jika sudah tertular sebaiknya mengikuti aturan agar tidak menularkan kepada orang lain lagi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Perda yang disosialisai yakni Perda No 1 Tahun 2012 Kota Medan tentang Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS terdiri XII BAB dan 36 Pasal.

Dalam Perda sudah diatur terkait sanksi pidana dan denda bagi yang melanggar Perda. Seperti di Pasal 12, 15 dan 31disebutkan bagi yang melanggar ketentuan diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan dan denda Rp 50 juta. Perda ini ditetapkan 5 Januari 2012.

Diakhir sosialisasi, Ihwan Ritonga yang juga terpilih kembali anggota DPRD Medan periode 2019-2024 dan memperoleh suara cukup besar yakni 22.000 di dapil IV Kota Medan yakni Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area dan Medan Denai.

Pada kesempatan itu, Ihwan Ritonga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Medan khususnya asal dapil IV. Dimana masyarakat dapil IV sudah memberikan kepercayaan kepadanya. (lamru).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Kunjungi Pekenbaru, Sandi Takziah ke Rumah Petugas KPPS yang Meninggal

Published

on

Sandiaga Takziah ke Rumah Petugas KPPS yang Meninggal di Palembang (Merdeka.com)

Geosiar.com, Riau – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno mengunjungi tanah kelahirannya di Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (18/5/2019).

Tampak Sandi yang mengenakan kaos bewarna biru muda berkerah itu melakukan perjalan dengan pesawat.

Melalui akun media soasial twitternya, @sandiuno yang diunggah pukul 12.05 WIB, Sandi dan rombongan tiba di Pekanbaru dan disambut langsung oleh relawan terutama emak-emak yang sudah menunggu di bandara.

Dalam pesannya, Sandi akan bertakziah ke rumah salah satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat proses pemilu 2019.

“Sekarang saya akan bertakziah ke rumah Almarhum bapak Hazairin, petugas KPPS yang meninggal dunia saat sedang bertugas merekapitulasi suara masyarakat,” jelas Sandi dalam cuitannya.

Tak hanya di Pekanbaru, sebelumnya pada Jumat (17/5/2019) lalu, Sandi juga sempat melakukan kunjungan ke rumah Almarhum Slamet Riyadi yang juga ketua KPPS TPS 31, Kelurahan 20 Ilir D1, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Continue Reading

Politik

Pemko Medan Diwarning Soal Pelaksanaan Pasar Murah, Jangan Ada Penyimpangan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan H Ihwan Ritonga (foto) mengharapkan Pemko Medan maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada pembeli. Panitia diingatkan tidak melakukan hal apapun yang ujungnya merugikan pembeli apalagi soal harga dan timbangan.

“Kita harapkan berjalan sesuai ketentuan
Karena bantuan subsidi harga itu bersumber dari uang rakyat yakni APBD Pemko Medan. Kita mengapresiasi tetap terlaksana. Karena dengan pasar murah akan menjaga stabilitas harga di pasar menjelang hari besar keagamaan. Tapi kita ingatkan, jangan sampai ada permainan timbangan kiloan berkurang, ” ujar,” Ihwan Ritonga.

Sebagaimana diketahui, Pemko Medan telah menggelar pasar murah di 151 lokasi. Setiap hari pasar murah digelar dengan menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telur, minyak tanah dan lainnya.

Dilanjutkan Ihwan Ritonga, untuk menghindari penyimpangan kepada Pemko Medan diingatkan agar tetap pro aktif melakukan pengawasan. Masyarakat juga dihimbau turut mengawasi, agar tidak terjadi permainan dan spekulan harga.

“Harga bahan pokok di pasar murah sudah disubsidi sekitar 20-30 persen. Ini dibuat agar masyarakat kurang mampu dapat membeli. Sama-sama kita lakukan pengawasan. Semisal bahan pokok yang sudah dibeli, ditimbang ulang. Disperindag dan seluruh panitia yang terlibat, termasuk kecamatan dan kelurahan harus proaktif mengawasi,”kata politisi Gerindra ini.

Untuk diketahui Pemko Medan telah menggelar pasar murah sejak 30 April hingga 29 Mei mendatang. 

Adapun barang yang dijual, seperti beras IR-64 dijual Rp.8.400/kg, harga pasarannya Rp.11.000/kg. Kemudian gula pasir, dijual Rp,9.300/kg, harga pasarannya Rp.12.000/kg dan masih banyak lagi kebutuhan pokok lainnya. (lamru)

Continue Reading

Politik

Komisi II DPRD Medan Minta Pemko Segerakan Pendistribusian Kartu PBI BPJS

Published

on

Medan, Panji Demokrasi – Ketua Komisi II DPRD Medan HT Bahrumsyah kembali desak Pemko Medan mengaku segerakan pendistribusian PBI BPJS bagi warga Medan. Sebab, saat ini warga resah karena tidak memiliki kartu berobat gratis.

“Kita tetap tetap fokus memperjuangkan agar disegerakan pendistribusian PBI BPJS untuk warga Kota Medan. Karena
sudah ada kuota penambahan 80 ribu warga, itu tetap kita perjuangkan,” ujar Bahrumsyah (foto) kepada wartawan kemarin menyikapi belum tersalurnya kartu BPJS hingga saat ini.

Politisi PAN ini mengaku heran, apa penyebab Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan belum mendistribusikan 12 ribu kartu PBI BPJS. “Mungkin karena Dinkes ingin Dinas Sosial terlebih dulu melakukan verifikasi berkas. Ini yang perlu kita tahu, jangan sampai rakyat kesusahan,” tandas Bahrumsyah.

Dikatakan Bahrumsya, pihaknya menilai kendati tidak seluruh warga Medan tergolong miskin namun sangat banyak yang tidak mampu membayar mahal jika berobat di rumah sakit.

“Yang pasti banyak warga Medan yang layak menerima. Terutama mereka yang tidak mampu, termasuk warga yang dulunya menjadi peserta BPJS mandiri kemudian tak sanggup lagi membayar iuran. Berarti mereka itu kan tidak mampu, jadi layak mendapat PBI,” ujar Bahrumsyah.

Lanjutnya lagi, warga semakin resah lantaran adanya wacana Pemko Medan membatalkan distribusi kartu PBI BPJS. Menurut Bahrumsyah, kebijakan Pemko yang akan membatalkan distribusi kartu BPJS itu melanggar aturan.

Karena bukan saja Pemko dan DPRD mengesahkan anggarannya, tapi juga kartunya telah dicetak dan tinggal pendistribusian saja. “Artinya nama-nama warga penerima BPJS PBI sudah ada,” sebutnya.

Ditambakan, menindaklanjuti persoalan PBI BPJS, Komisi II DPRD Medan akan kembali memanggil Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. (lamru)

Continue Reading

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com