Connect with us

Sumut

Setelah 8 Tahun, Bunga Bangkai Berhasil Mekar di Kampus Unimed Sumut

Published

on

Bunga Bangkai Berhasil Mekar di Kampus Unimed Sumut

Geosiar.com, Medan – Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil menumbuhkan bunga bangkai spesies dari genus Amorphophallus hingga mekar di rumah kaca laboratorium biologi Unimed.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unimed, Martina Restuati, mengatakan bahwa bunga bangkai itu sudah 8 tahun ditanam dan baru tahun ini mengeluarkan bunganya.

“Butuh waktu paling cepat selama lima tahun agar bunga bangkai itu dapat tumbuh mekar di rumah kaca tersebut.” jelas Dekan FMIPA, Martina Restuati.

Martina menjelaskan, hal tersebut dapat terwujud apabila lingkungan dan alam sekitar juga mendukung dengan baik.

Dengan adanya bunga bangkai, mahasiswa bisa langsung mengamati dan mempelajarinya, serta tidak hanya dengan melihat gambar.

Tinggi bunga ini bisa mencapai 2,5 meter, dengan lebar 1,5 meter saat mekar. Bunga bangkai ini selalu disebut dalam mata pelajaran Ilmu Biologi dan selalu dicari serta dinantikan oleh mahasiswa biologi.

Bunga bangkai ini sangat berbeda dengan bunga Rafflesia, walaupun sama-sama mengeluarkan bau bangkai. Bunga Rafflesia adalah tumbuhan parasit yang hanya bisa hidup bergantung dari pohon induknya. Sementara itu, bunga bangkai ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri, sehingga bisa mencari makan sendiri.

Diketahui, bunga bangkai dapat tumbuh melalui biji bunga dan juga umbi. Akan tetapi jika dari biji, tanaman tersebut butuh puluhan tahun untuk tumbuh dan berbunga. Namun jika dari umbi, tanaman tersebut akan tumbuh lebih cepat, tergantung usia dari umbi yang ditemukan di hutan.