Connect with us

Dunia

Janji Terapkan Hukuman Mati, Duterte Jadi Kandidat Terkuat di Pemilu Filipina

Published

on

Calon presiden petahana, Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Geosiar.com, Filipina – Filipina menyelenggarakan pesta demokrasi hari ini, Senin (13/5/2019). Sebanyak 61 juta pemilih akan menyalurkan hak pilihnya pada pemilu kali ini.

Dilansir dari kantor berita AFP, tempat pemungutan suara (TPS) sudah dibuka sejak pukul 06.00 waktu setempat. Sekitar 18 ribu jabatan pemerintahan yang diperebutkan, termasuk setengah porsi kursi di Majelis Tinggi Senat.

Pemilihan umum di Filipina, Senin (13/5/2019), yang diprediksi akan memperkuat posisi Rodrigo Duterte dan membuka jalan penerapan kembali hukuman mati. (Foto: AFP)

Pada pemilu kali ini, calon presiden petahana, Rodrigo Duterte diprediksi bakal menjadi kandidat terkuat. Sebab, sebagian besar pemilih diramalkan masih tetap mendukung kubu Duterte lantaran kembali berjanji akan menerapkan hukum lebih kuat di Filipina, termasuk hukuman eksekusi mati.

Pasalnya, janji-janji seperti itu terbukti mujarab dalam kampanye di negara dimana mayoritas penduduknya sudah muak dengan kriminalitas yang tinggi.

Selain itu, Dewan Perwakilan juga telah dikuasai oleh koalisi politik Duterte. Hal ini semakin menyatakan bahwa Duterte berpeluang besar kembali menguasai Filipina.

Sejumlah lembaga survei independen pun turut memprediksi Duterte akan menjadi penguasa Majelis Tinggi Senat. Namun, hal ini cukup mengkhawatirkan bagi kubu oposisi, sebab mereka mencurigai Duterte akan mengubah konstitusi, khususnya pada pasal-pasal yang mengatur masa jabatan.

Advertisement