Connect with us

Nasional

Bareskrim Cabut Surat Pencegahan Kivlan Zen ke Luar Negeri

Published

on

Aparat Bareskrim Polri memberikan surat pemanggilan kepada Kivlan Zein di Terminal 3 Bandara Soekarno – Hatta Gate 22, Jumat (10/5/2019). [Foto: Suaracom]

Geosiar.com, Jakarta – Bareskrim Polri mengajukan permohonan surat pembatalan pencegahan ke luar negeri terhadap Kivlan Zen ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham. Surat permohonan itu langsung diproses oleh Ditjen Imigrasi dan status cegah Kivlan resmi dicabut.

“Sudah (dicabut). (Kivlan Zen) sudah sempat (dicegah) tetapi dicabut,” kata Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando, Sabtu (11/5/2019).

Sam Fernando memastikan, sekarang Kivlan sudah dapat berpergian ke luar negeri kembali.

“Boleh, sudah boleh ke luar negeri,” imbuh Sam.

Sebelumnya, polisi mengeluarkan surat cegah terhadap Kivlan pada Jumat (10/5/2019) malam. Kivlan dicegah ke luar negeri karena kasus dugaan makar dan juga kasus berita bohong yang kini sedang menjeratnya.

Surat cegah itu diberikan oleh aparat kepolisian bersamaan dengan surat pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi. Surat itu diberikan saat Kivlan Zein sedang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno–Hatta Gate 22.

Pengacara Kivlan Zen, Pitra Romadoni Nasution mengatakan, kliennya merasa kecewa atas tindakan oknum kepolisian yang mendatangi Kivlan seperti layaknya seorang penjahat.

“Klien kami Kivlan Zen merasa keberatan dan merasa kecewa akibat oknum kepolisian yang datang menjumpai beliau. Bahkan Kivlan Zen menyatakan dikejar-kejar seperti layaknya seorang penjahat,” tutur Pitra Romadoni Nasution, Sabtu (11/5/2019).

Kendati demikian, Pitra menyebut, Kivlan siap untuk menghadapi proses hukum dan akan memenuhi panggilan Bareskrim pada Senin, 13 Mei mendatang.

Seperti diketahui, Kivlan Zen dilaporkan oleh Jalaludin dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim atas dugaan makar dan penyebar berita kebohongan alias hoax.