Connect with us

pemilu 2019

Selisih 8 Suara, Irwan Sihombing Peroleh Suara Demokrat Tertinggi Dapil I Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Calon legislatif (Caleg) DPRD Medan 2019-2024 No urut 1 Irwan Sihombing SE (Partai Demokrat) asal daerah pemilihan (dapil) I Kota Medan buktikan memperoleh suara terbanyak di internal partai.

Pembuktian itu setelah Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menetapkan jumlah perolehan suara masing masing Partai dan Caleg asal dapil I Medan yakni Kecamatan (Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Petisah) di Grand Inna Hotel (Dharma Deli) Medan, Jumat (10/5/2019).

Dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara, Irwan Sihombing SE (foto) berhasil memperoleh suara terbanyak dari seluruh Caleg Demokrat di dalil tersebut. Adapun suara tersebut di Kecamatan Medan Helvetia 945 suara, Medan Barat 358, Medan Baru 76 dan Medan Petisah 255. Jumlah suara pribadi keseluruhan yakni 1.634 suara.

Sedangkan yang memperoleh suara ke dua terbanyak yakni Caleg No Urut 4 Ananda Abdonesia Sitepu SH. Perolehan suara di Kecamatan Medan Helvetia 566 suara, Medan Barat 245 suara, Medan Baru 441 dan Medan Petisah 374. Jumlah suara pribadi 1.626 suara.

Jika dibandingkan suara Irwan Sihombing dengan Ananda Abdinesia Sitepu SH hanya selisih 8 suara. Artinya suara Irwan Sihombing lebih besar 8 suara dari Ananda Abdinesia Sitepu. Sedangkan jumlah akumulasi suara Partai Demokrat dan seluruh Caleg di dapil I sebesar 8.787 suara.

Untuk merebut 8 kursi di dapil I maka masing masing partai akan bersaing terkait jumlah perolehan suara terbanyak
dengan menggunakan metode Sainte Lague sesuai Pasal 415 ayat 2 UU No 7 2017.

Dimana suara partai akan dibagi dengan pembagi bilangan pembagi 1,3,5,7 dan seterusnya. Jika dalam metode tersebut, Partai Demokrat mendapat 1 kursi akan jatuh ke Irwan Sihombing SE.

“Kita doa kan lah dek, nanti Partai Demokrat mendapat peluang 1 kursi,” ujar Irwan Sihombing kepada Geosiar.com usai rekapitulasi suara di dapil I.

Sementara itu menurut Komisioner KPU Medan Rinaldi Khair kepada Geosiar.com menyebutkan, KPU Medan hanya menetapkan perolehan jumlah suara. Dan untuk menetapkan siapa yang menjadi duduk anggota dewan bukan kafasitas mereka namun KPU pusat.

“Penetapan itu dilakukan setelah 3 hari usai penetapan hasil KPU Nasional. Tenggat waktu 3 hari merupakam masa pengaduan sengketa dari Partai maupun Caleg,” ujar Rinaldi. (lamru).