Connect with us

Nasional

KPK Periksa Gubernur Jateng Soal Kasus Suap E-KTP

Published

on

Ganjar Pranowo saat menuju lobi KPK, Jumat (10/5/2019). (Foto: detikcom).

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo perihal kasus dugaan mega korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Ganjar Pranowo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari dalam kapasitasnya sebagai mantan anggota DPR RI.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (mantan Anggota Komisi II DPR, Markus Nari),” tutur Febri Diansyah, Jumat (10/5/2019).

Berdasarkan hasil pemantauan, Ganjar sampai di gedung KPK sekitar pukul 09.57 WIB dengan mengenakan kemeja batik lengan pendek. Namun, ketika ditanyai awak media, Ganjar enggan untuk membuka suara.

“Nanti aja ya, nanti,” kata Ganjar sembari berjalan menuju lobi KPK.

Hari ini, KPK turut memeriksa Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor yang juga sebagai saksi untuk Markus Nari.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Markus Nari sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP sejak 19 Juli 2017 silam bersama tujuh tersangka lain yang sudah terlebih dahulu diproses KPK, mulai dari penyidikan hingga dijatuhi vonis.

Dalam kasus ini, KPK menduga Markus berperan dalam memuluskan penambahan anggaran perpanjangan proyek e-KTP pada 2013 di DPR. Dia diduga menerima Rp 4 miliar dari mantan Pejabat Kemendagri, Sugiharto yang saat ini telah ditetapkan sebagai terpidana kasus e-KTP.

Tak hanya itu, Markus juga diduga merintangi proses penyidikan kasus dugaan korupsi e-KTP terkait pemberian kesaksian palsu yang menjerat Miryam S Haryani beberapa waktu silam.

KPK turut menyita satu unit mobil Toyota Land Cruiser milik Markus yang masih diduga berhubungan dengan kasus yang menjerat dirinya.