Connect with us

Politik

KPK Panggil 5 Saksi untuk Tersangka Markus Nar Terkait Kasus E-KTP

Published

on

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan anggota Komisi II DPR Markus Nari (Kompas.com)

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal lakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Keuangan Agus D. W. Martowardojo (MN) terkait kasus korupsi e-KTP.

“Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka MN,” ujar Kepala Publikasi dan Pemberitaan KPK, Yuyuk Andriati, Selasa (7/5/2019). MN yang dimaksud Agus merupakan tersangka, mantan anggota DPR Markus Nari.

Tak hanya Agus, KPK juga akan memeriksa anggota DPR Ahmadi Nur Supit. Politikus Partai Golkar ini juga akan diperiksa untuk Markus Nari.

KPK memutuskan Markus Nari sebagai tersangka sejak 17 Juli 2017 lalu. KPK menyangka anggota DPR periode 2009-2014 sudahh melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau sebuah korporasi dalam pengadaan KTP elektronik tahun 2011-2013 di Kemendagri. Markus telah ditahan KPK sejak 1 April 2019.

KPK sebelumnya juga sudah menetapkan politikus partai Golkar itu menjadi tersangka perintangan penyidikan atau obstruction of justice atas terdakwa Iman dan Sugiharto.

Selain itu, ia juga disangka telah merintangi penyidikan perkara korupsi terhadap anggota DPR Miryam S Haryani.

KPK menduga Markus menghasut ketiga orang itu untuk memberikan keterangan yang salah dalam sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Saat ini, sudah delapan orang divonis pengadilan bersalah dalam perkara korupsi e-KTP. Yakni Setya Novanto, Irman, Sugiharto, pengusaha Andi Narogong, Anang Sugiana Sudihardjo, Made Oka Masagung, keponakan Setya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo