Connect with us

Sumut

Petir Sambar Tujuh Warga Tapanuli Selatan, Satu Meninggal Dunia

Published

on

Ilustrasi Petir

Geosiar.com, Tapsel – Petir menyambar sebanyak tujuh warga kecamatan Angkola Tano Tombangan, Kabupaten Tapanuli Selatan saat hujan deras, Jumat (3/5/2019). Satu diantaranya meninggal dunia.

Camat Angkola Tantom Indra Sakti Siregar dikutip dari Antara membenarkan adanya insiden yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu.

Korban yang nyawanya tidak dapat diselamatkan bernama Irwan Hasibuan (10) warga Desa Batu Horpak, dan jenazahnya disemayamkan di rumah duka.

Sementara enam korban lainnya yakni Fajar (11), Defrian Situmeang (13), Petrus Sitinjak (13) ketiganya warga Desa Tanjung Medan, kemudian Samuel Simanjuntak (13) dan Lenni Panggabean (13) keduanya warga Desa Batu Horpak, serta Krisjon Leon Pangabean (41) warga Desa Aek Kahombu.

Korban Fajar, Defrian, Samuel yang merasakan telinga pekak diduga karena kerasnya suara petir dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Daerah Padangsidmpuan setelah mendapat perawatan awal di Puskesmas Angkola Tantom.

“Korban Lenni sudah kembali ke rumah usai mendapat perawatan medis di Puskesmas. Demikian pula dengan Krisjon Leon yang minta pulang sendiri dari puskesmas dengan alasan mau berendam lumpur,” jelas Sakti.

Sakti menjelaskan, korban tersambar petir saat berada di areal persawahan, sebagian dari mereka tengah memetik kueni.