Connect with us

Politik

23 Anggota Dewan Bolos Paripurna Usai Pemilu

Published

on

23 Anggota Dewan Bolos Paripurna Usai Pemilu (Kumparan)

Geosiar.com, Jakarta – Nyaris, setengah dari 50 anggota legislatif absen dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kuningan, Jumat (3/5/2019).

Rapat paripurna yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kuningan akhir TA 2018 itu dipimpin oleh ketua DPRD Kuningan Rana Suparman dan dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Acep Purnama. Sayangnya dalam rapat tersebut, suasana tampak sepi.

Menurut pantauan, barisan depan, tengah maupun belakang kursi anggota dewan tampak kosong beberapa. Namun belum dapat dipastikan alasan ketidakhadiran para anggota dewan tersebut. Apakah karena masih sibuk karena proses pemilu atau beberapa diantaranya gagal masuk kembali ke parlemen.

Akan tetapi sejumlah anggota dewan yang gagal ke parlemen juga tampak hadir saat sidang. Jika dihitung, sekitar 27 anggota dewan yang tampak hadir.

“Meski banyak yang bolos, tapi paripurna tetap memenuhi kuorum jadi tetap dilanjutkan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Rana Suparman.

Rana Suparman dalam kesempatan itu menyampaikan, LKPj Bupati adalah progres report bupati setiap akhir tahun yang disampaikan kepada DPRD untuk mendapatkan tanggapan dan atau penilaian dari DPRD.

Kemudian LKPj bupati tersebut sudah dikaji dan dibahas oleh DPRD, dan hasil pembahasan itu dituangkan dalam keputusan DPRD berupa rekomendasi kepada bupati yang berisi catatan–catatan strategis yakni saran, masukan, maupun kritik untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepan.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 13 Tahun 2019 yang baru diterbitkan, mengamanatkan secara tegas bahwa pemerintah daerah harus menindaklanjuti rekomendasi dari DPRD Kabupaten Kuningan.

“Kami berharap agar pemerintah daerah dapat menindaklanjutinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan ini,” lanjutnya