Connect with us

Sumut

Peringatan Hari Buruh di Medan Bak Perayaan HUT RI

Published

on

Buruh berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (1/5/2019) (Foto: analisadaily.com)

Geosiar.com, Medan – Peringatan Hari Buruh Sedunia alias May Day dilakukan oleh para buruh dengan berbagai aksi maupun kegiatan untuk menyuarakan aspirasi serta hak-hak yang belum tercapai.

Tak terkecuali para buruh di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Uniknya, acara yang digelar di Lapangan Merdeka Medan ini justru menyajikan berbagai jenis perlombaan khas perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) pada 17 Agutus.

Para buruh bergembira ria melakukan perlombaan tarik tambang di Lapangan Merdeka, Medan.

Mengusung tema ‘Pesta Kuliner Buruh dan Masyarakat’, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menyampaikan, untuk memperingati May Day 2019, Polda Sumut bersama sejumlah instansi, dan buruh sepakat ingin merayakan hari buruh sedunia dengan cara saling berbagi dan berbaur bersama para buruh.

“Pesta ini disamping ajang silaturahmi, juga untuk menjalin persaudaraan. Kegiatan yang kita selenggarakan ada hiburan, donor darah dan permainan seperti panjat pinang, tarik tambang, pukul guling, joged balon dan permainan lainnya,” tutur Tatan di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (1/5/2019).

Suasana para buruh saat ikuti perlombaan panjat pinang di Lapangan Merdeka Medan.

Selain perlombaan, pihak Polda juga menyediakan berbagai macam hadiah menarik serta lucky draw, mulai dari barang elektronik, sepeda gunung, hingga sepeda motor. Hal ini diperbuat guna semakin memeriahkan acara.

“Kita juga menyediakan berbagai hadiah menarik untuk saudara-saudara kita yang hari ini sedang merayakan pesta buruh,” lanjutnya.

Salah satu buruh yang mengikuti kegiatan itu mengatakan bahwa dirinya mau mengikuti acara tersebut lantaran ingin mendapat lucky draw.

“Sudah dua tahun ikut acara Hari Buruh seperti ini. Tahun ini saya ingin dapat lucky draw,” ucap Suryani, Rabu (1/5/2019).

Jumlah buruh yang hadir dalam perayaan tersebut diprediksi sekitar 6-7 ribu orang. Namun, sebagian buruh lainnya masih melakukan aksi dengan turun ke jalanan.

Buruh dari Aliansi Gerakan Rakyat Melawan (GERAM) Sumatera Utara turun ke jalan pada Hari Buruh Internasional (May Day).