Connect with us

Daerah

Terkait Kucuran Dana Pinjaman Kredit Modal Kerja, Yoan Diburon Polres Karo

Published

on

Kantor Cabang Bank BRI Kabanjahe dijalan Veteran Kabanjahe Tanahkaro

Geosiar – Kabanjahe – Tanahkaro – Bermula dari mendapatkan informasi yang beredar diseputaran terminal kabanjahe tentang adanya laporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepada kepolisian resor (Polres) Tanahkaro maupun kantor Kejaksaan Tinggi Sumatra utara tentang dugaan adanya penyimpangan didalam wewenang dan jabatan dikantor cabang Bank BRI Kabanjahe terkait pengucuran dana pinjaman Kredit Modal Kerja (KMK) yang diduga tidak sesuai dengan peruntukan.

Berbekal dari informasi yang didapat dari berbagai sumber, Geosiar langsung mendatangi Kantor Cabang (Kacab) Bank BRI Kabanjahe, senin (29/4) sekira pukul 12.00 Wib dengan tujuan agar informasi yang didapat awak media terverifikasi kebenaranya, namun Pimpinan Cabang (pinca) sedang tidak berada dikantor, dan seorang wanita yang mengaku sebagai sekertaris Bank BRI Kabanjahe menghubungi pinca melalui nomor seluler memberitahukan kedatangan Media geosiar untuk konfirmasi, pinca mengatakan dapat bertemu esok hari sekira pukul 10.00 Wib.

Selasa, (30/4) sekira pukul 10.00 Wib geosiar kembali mendatangi Kantor Bank BRI cabang kabanjahe untuk melakukan konfirmasi sesuai janji Pinca dihari sebelumnya, setelah menunggu hampir satu jam lamanya sekertaris Bank BRI menghampiri awak media dan mengajak menuju salah satu ruangan dilantai dua kantor tersebut.

Sesampainya didalam ruangan tersebut awak media bertemu dua orang pria yang salah seorangnya mengaku sebagai super visior dan mengaku bernama Robert Tarigan untuk mewakili pinpinan cabang didalam memberikan keterangan untuk informasi yang dibutuhkan awak media guna pemberitaan.

Awak media langsung menyampaikan informasi yang didapat sembari mempertanyakan keberadaan serta jabatan Ahmad jihan dan Yoan Putra dikantor BRI Cabang Kabanjahe sekaligus memastikan kebenaran adanya informasi laporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) atas nama Ahmad Jihan sebagai pelapor terkait dugaan terjadinya tindak pidana korupsi didalam Program pemberian pinjaman Kredit Modal Kerja (KMK) yang diduga akibatkan adanya kerugian hingga Miliaran rupiah.

Pinpinan Bank BRI kantor cabang Kabanjahe, Bakti Agung melalui Robert Tarigan menjelaskan “kalau laporan kepolisi memang ada, tapi kami tidak diperbolehkan menjawab pertanyaan pertanyaan lainya, dikarenakan kasus ini sudah dalam proses penanganan Aparat Penegak Hukum, dan untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi pihak lawyer BRI, pak Sastro ujar Tarigan sembari memberikan nomor seluler milk Sastro 081319406xxx agar dapat dihubungi.

Namun sayang, nomor seluler tersebut saat dihubungi berdering tanda masuk tetapi tidak tersambung pembicaraan dikarenakan tidak diangkat pemilik nomor seluler tersebut.

Untuk mencari agar lebih akurat informasi yang didapat, awak media melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Tanahkaro, selasa (30/4) melalui kasat reskrim AKP Ras Maju Tarigan menjelaskan ” Perkara laporan pidana umum sudah kita tangani dengan tersangka Yoan Putra, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Untuk kasus korupsi masih tingkat Penyelidikan dan belum ada ditetapkan sebagai Tersangka (Tsk), ujar Kasat Reskrim melalui Aplikasi nomor seluler miliknya.

Selanjutnya awak media mendatangi Kantor Kejaksaan Negri Kabanjahe untuk memastikan telah sampai dimana tahapan penanganan perkara dugaan terjadinya tindak Pidana Korupsi dikantor cabang Bank BRI kabanjahe, staf di kantor seksi pidana khusus (Pidsus) menjelaskan “Benar ada menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres karo tertanggal 27 february 2019 dan masih sebatas pemberitahuan, ujarnya kepada geosiar./edy surbakti