Connect with us

Sumut

Jelang Ramadhan, Pemko Medan Resmikan Pasar Murah di 21 Kecamatan

Published

on

Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin

Geosiar.com, Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Medan meresmikan pasar murah di 151 titik yang tersebar dalam 21 Kecamatan di Kota Medan. Pasar dadakan tersebut akan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama budan Ramadhan dengan harga beli yang relatif lebih murah dibanding dengan harga pasaran biasa. Pasar ini akan beroperasi pada tanggal 30 April 2019 sampai 29 Mei 2019 mendatang. Jam operasional pasar dibuka mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Pasar murah tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin di lapangan Politeknik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan, Jalan Menteng Kecamatan Medan Denai.

“Hari ini kita membuka pasar murah di 21 kecamatan. Kita berharap pasar murah memberikan dampak untuk membantu masyarakat kurang mampu berbelanja dengan harga terjangkau. Kita harapkan juga sebagai stimulus pemerintah kepada masyarakat dalam rangka menghadapai Ramadhan dengan tenang dan senang serta menghadapai hari raya Idul Fitri nantinya,” kata Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin kepada awak media usai meresmikan Pasar Murah, Selasa (30/4/2019).

Wali Kota Eldin mengatakan harga kebutuhan pokok telah disubsidi sebesar 30 persen dari harga pasar normal. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pokok tersebut selama bulan Ramadhan.

“Untuk harga kebutuhan di pasar murah ini kita subsidi 30 persen dari harga pasar dan mulai hari ini masyarakat sudah bisa belanja di pasar murah kita. Gak perlu belanja banyak untuk stok kita masih cukup 3 bulan ke depan” tandas dia.

H Damikrot selaku Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan menyampaikan bahwa gagasan pembentukan pasar murah itu merupakan bentuk dalam mengantisipasi inflasi harga yang biasanya semakin merangkak naik menjelang hari besar keagamaan.

“Pasar murah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Medan yang mana pasar ini disubsidi oleh Pemko Medan rata-rata 30% per komoditi dan ada 19 komoditi, Selain itu, pasar ini untuk mengantisipasi inflasi harga” terang H Damikrot usai peresmian Pasar Murah.

Dalam kesempatan itu, seorang warga Medan Denai mengaku bahwa harga yang ditawarkan pasar tersebut masih cenderung mahal. ”Kurang murah kalau bisa turunkan sedikit lagi, di Indomaret kalau lagi promo bisa lebih murah dari itu,” tutur Porman Lusiana.

”Kurang turun harganya kalau hanya beda Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu buat apala kami kemari buat capek aja. Murahkan la lagi , pasar murah inikan katanya untuk orang kurang mampu. Harga yang diberikan Pemko Medan itu kurang murah,” tegas warga lain.

Setelah dilakukan pengecekan harga, adapun harga yang ditawarkan di Pasar Murah tersebut adalah Beras jenis IR-64 Rp 11 ribu/kg menjadi Rp 8400/kg, gula pasir Rp 12 ribu/kg menjadi Rp 9300/kg, telur Rp 1350/butir menjadi Rp 1005/butir, minyak Fortune Rp 13500/kg menjadi Rp 10 ribu/kg, Xenia 14 ribu/kg menjadi 10500/kg, sirup pohon pinang dari Rp 19800/botol menjadi Rp19 ribu/botol, sirup Kurnia Rp 17800/botol menjadi Rp 16600/botol, Blue Band 200 gram Rp7.000/sachet menjadi Rp5.550/sachet.