Connect with us

pemilu 2019

Data KPU: 318 Petugas KPPS Meninggal, 2.232 Sakit

Published

on

Ilustrasi KPU

Geosiar.com, Jakarta – Data terbaru Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Selasa (30/4/2019) tercatat sebanyak 318 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah daerah di Indonesia meninggal dunia akibat kelelahan saat bertigas di pemilu 2019.

Sekretaris Jenderal KPU Arif Rahman mengatakan bahwa jumlah petugas yang jatuh sakit saat menjalankan tugas juga bertambah menjadi 2.232 orang.

“Update data per 30 April 2019 pukul 08.00 WIB wafat 318 orang, sakit 2.232 orang. Total 2.550 orang,” tulis Arif dalam keterangan pers, Selasa (30/4/2019).

KPU memastikan para petugas KPPS yang mengalami musibah ketika bertugas dalam pemilu bakal menerima uang santunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah merestui dana santunan sebesar Rp36 juta untuk setiap petugas yang meninggal dunia, maksimal Rp30 juta untuk penyandang cacat, serta Rp16 juta untuk petugas yang luka-luka.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memastikan hal ini akan dibahas pada rapat bersama antara KPU, Pemerintah, dan DPR RI. Tjahjo menyebut rapat evaluasi dilakukan usai pemerintahan baru dilantik.

“Nantinya setelah selesai, awal tahun bulan Januari 2020 kita kan rapat bersama DPR RI, Penyelenggara Pemilu serta semua pihak terkait. Pihak kami (Pemerintah) menginventarisasi hal-hal yang masih perlu disempurnakan dan perlu ditingkatkan secara komprehensif mengenai jumlah TPS, logistiknya, dan lain sebagainya,” tulis Tjahjo dalam keterangannya, Senin (29/4/2019) malam.