Connect with us

Kriminal

Bebaskan Pelaku Pemerkosa Anak, MA Beri Sanksi Hakim PN Cibinong

Published

on

Ilustrasi pemerkosaan anak bawah umur

Geosiar.com, Cibonong – Mahkamah Agung (MA) telah menjatuhkan sanksi terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibinong karena telah memvonis bebas pelaku pemerkosaan terhadap dua anak bawah umur di Bogor. Ketiga hakim tersebut adalah Muhammad Ali Askandar, Chandra Gautama, serta Raden Ayu Rizkiyati.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah mengatakan, setelah hakim memvonis bebas pelaku, keputusan itu mengundang reaksi keras dari masyarakat. Sehingga pimpinan MA memerintahkan Badan Pengawasan agar memverifikasi perihal aduan masyarakat yang geram akan keputusan hakim dalam sidang tersbut.

“Atas laporan tersebut, pimpinan Mahkamah Agung kemudian menjatuhkan sanksi tidak saja kepada majelis pemeriksa perkara, yaitu MAA, CG, RAR,” terang Abdullah dalam keterangan tertulis, Senin (29/4/2019).

Dalam keterangan tertulis, Abdullah menyebut bahwa ketiga hakim tersebut dianggap lalai dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, MA memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada ketiganya.

“Majelis hakim dianggap lalai memberikan hak-hak anak dalam persidangan, maka MA menjatuhkan sanksi berupa pembinaan di Pengadilan Tinggi Bandung,” lanjut dia.

Selain ketiga hakim, melalui Maklumat Ketua Mahkamah Agung Nomor 01/Maklumat/KMA/IX/2017, MA juga menjatuhkan sanksi tegas kepada atasan mereka, yakni Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, inisial LJ.

“Sanksi juga dijatuhkan kepada atasannya karena lalai melakukan pembinaan dan pengawasan serta konsekuensi dari diberlakukannya Peraturan Mahkamah Agung tentang Pengawasan dan Pembinaan,” imbuh dia.

Dalam rangka mengisi kekosongan pimpinan Pengadilan Negeri Cibinong, kata Abdullah, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung akan segera melantik Ketua Pengadilan Negeri Cibinong yang baru.

Jaksa Penuntut Umum sebenarnya sudah meminta tuntutan 14 tahun penjara terhadap pelaku berinisial HI (41) karena telah terbukti berbuat tindak pidana pemerkosaan kepada dua anak tetangganya yang berusia 14 tahun dan 7 tahun.