Connect with us

Korupsi

KPK Minta Sidang Praperadilan Rommy Ditunda

Published

on

Ketum PPP yang juga Anggota DPR Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta penundaan sidang praperadilan atas Romahurmuziy alias Rommy kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (22/4/2019).

Komisioner KPK, Febri Diansyah memberitakan penundaan tersebut kepada awak media melalui pesan singkat.

“Biro hukum KPK telah mengirimkan surat kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atau hakim praperadilan. Tujuannya untuk meminta persidangan praperadilan yang diajukan oleh tersangka RMY (Rommy) ditunda,” tulis Febri Diansyah.

Hakim Agus Widodo menjelaskan alasan penundaan ini dikarenakan pihak KPK, selaku tergugat, meminta waktu untuk mengumpulkan bukti-bukti.

“Ada surat dari pemohon, minta waktu penundaan,” kata hakim Widodo.

Setelah berdiskusi bersama kuasa hukum Agus Rahardjo, majelis hakim memutuskan akan menunda persidangan selama dua pekan.

“Kami ambil tengah-tengah, dua minggu maksimal. Sidang berikutnya tanggal 6 Mei 2019, kepada pemohon diharap hadir,” tegas Widodo.

Pada persidangan hari ini, Rommy juga tidak dapat hadir dan hanya diwakilkan oleh pengacaranya, Maqdir Ismail. Alasan Rommy tidak hadir lantaran sedang sakit.

“Pak Rommy tidak bisa datang karena sakit,” kata Maqdir pada awak media.

Mantan Ketua Umum PPP itu terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada Maret lalu. Rommy diduga melakukan jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).