Connect with us

Dunia

Korut Desak Menlu AS Mundur dari Perundingan Nuklir

Published

on

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo (kiri) dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (KCNA via Reuters)

Geosiar.com, Pyongyang – Pemerintah Korea Utara (Korut) mendesak Amerika Serikat (AS) segera mengeluarkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dari tim perundingan denuklirisasi Korut-AS.

Dilansir dari AFP, Direktur Jenderal Departemen Urusan AS di Kementerian Luar Negeri Korut mengungkapkan kekhawatirannya apabila Pompeo masih terlibat dalam pembicaran denuklirisasi antara AS dengan Korut.

“Saya khawatir jika Pompeo terlibat lagi dalam perundingan, meja akan terlalu berisik dan pembicaraan akan terbengkalai,” ujar direktur jenderal Departemen urusan AS di Kementerian Luar Negeri Korut, Kamis (18/4/2019).

Ia menyebut, Pompeo akan menyebabkan pembicaraan menjadi tidak kondusif, dan menyarankan agar Menlu AS tersebut diganti dengan orang lain yang bersikap lebih dewasa.

“Karena itu, bahkan jika pembicaraan dapat dilanjutkan dengan AS, saya harap lawan dialog kami bukan Pompeo, tapi orang lain yang lebih hati-hati dan dewasa dalam berkomunikasi dengan kami.” ujarnya.

Menanggapi isu tersebut, Pompeo menyatakan penolakan atas permintaan kepada dirinya. Ia menegaskan akan tetap berada dalam tim dengan posisi sebagai pemimpin.

“Tidak ada yang berubah. Masih memimpin tim” tegas Pompeo usai pertemuan dengan menteri luar negeri dan pertahanan Jepang, Jumat (19/4/2019) dilansir AFP.

Pemerintah Korea Utara menuntut AS untuk mengeluarkan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dari tim perundingan denuklirisasi lantaran dianggap memperlambat diskusi.

Permintaan itu diungkapkan Korut usai melakukan uji coba senjata taktis terbaru mereka beberapa waktu lalu.