Connect with us

Hukum

5 Pelaku Politik Uang Untuk Caleg Dari Partai Gerindra Ditangkap Polres Karo

Published

on

Seluruh barang bukti uang, kartu nama dan daftar data nama nama saat dipaparkan oeh polres karo bersama bawaslu kabupaten karo (16/4)

Geosiar – Kabanjahe – Polres Tanahkaro bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karo Amankan lima orang laki laki yang diduga kuat sebagai pelaku money politik dari berbagai tempat dikabupaten Karo dan berhasil menyita ratusan juta Uang dan kartu nama dari beberapa calon legislatif (caleg) dari Partai Gerakan indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Karo.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Karo sukses mengungkap dua tindak Pidana Pemilu melalui Oprasi Tangkap Tangan (OTT) setelah adanya informasi dan menindaklanjuti terkait adanya kegiatan yang diduga bagi bagi uang (money politik) di daerah Tigabinanga untuk memilih calon anggota legislatif DPR RI dan Caleg DPRD Karo yang diusung oleh Partai Gerindra.

Polres Karo bersama Bawaslu Kabupaten Karo dan dari pihak pihak terkait langsung melakukan Pemaparan dimapolres Karo, Kapolres menjelaskan kelima yang diamankan polres karo bersama Bawaslu, senin (15/4) sekira pukul 16.00 Wib berinisial JN (28) pekerjaan petani dengan alamat desa Sukajulu Tigabinanga dan IS Kembaren (27) penduduk sukajulu Tigabinanga.

Kedua pelaku diamankan sedang membawa uang sebesar Rp.11.700.000,00. dan keduanya mengakui uang tersebut untuk pembayaran pemilihan Caleg Kawar Sembiring sebesar Rp.150.000,00 per orang, untuk Caleg DPR RI Tomas Joverson Ginting sebesar RP.25.000,00 per orang dan Caleg DPRD Karo indra maha Rp.50.000,00 per orang yang dijadikan satu paket menjadi RP.225.000,00 per orang.

Selanjutnya Polres Karo melakukan pengembangan diseputaran Pekan Tigabinanga, tepatnya dikantor Partai Gerindra, dan petugas mengamankan seorang pria berinisial JP bersama uang sebesar RP.190.000.000,00 Juta dengan nominal uang pecahan 20 ribu, pecahan 50 ribu, dan pecahan 100 ribu. saat di introgasi petugas JP mengakui uang tersebut diberikan oleh Kawar Sembiring untuk dibagikan kepada para pemilihnya, dan saat ini kita juga telah mengamankan Kawar Sembiring, ujar Kapolres Karo AKBP Benny R Hutajulu didampingi Kasat Reskrim AKP Ras Maju Tarigan SH.

Kasat Reskrim turut menjelaskan, dilokasi yang terpisah dan dihari yang sama sekira pukul 21.00 Wib kita mendapat informasi adanya kegiatan tindak pidana pemilu diseputaran jalan samura, serta kita juga berhasil mengamankan dan mengungkap dengan melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial S dengan barang bukti Sisa uang yang sudah terlanjur dibagikan sebesar Rp.2.800.10.000,00 untuk pembayaran pemilihan Caleg dari Partai Gerindra, jelas Kasat Reskrim Polres Karo kepada berbagai awak media.

Lanjutnya lagi, selain uang yang kita sita untuk dijadikan sebagai barang bukti, kita juga menyita kertas bertuliskan nama nama pemilih dan beberapa blok kartu nama atas nama Thomas Joverson Ginting, Indra Maha, Sadarta Bukit dan Kawar Sembiring yang keseluruhanya diusung oleh Partai Gerindra Kabupaten Karo, ujar AKP Ras Maju Tarigan mengakhiri.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karo Eva Juliani yang hadir dalam pemaparan menjelaskan terkait temuan ini, kami sudah periksa terhadap kelimanya dan kita nyatakan sudah memenuhi syarat untuk dilakukan register dan direkomendasikan untuk dibuatkan laporan polisi (lp) agar dapat diproses secara praturan dan perundang undangan hingga sampai tahap putusan dipengadilan, tegas Ketua Bawaslu.

Sebelum acara pemaparan usai dilaksanakan, Kapolres Karo berpesan
kepada masyarakat agar mempergunakan hak pilih dengan hati nurani dan janganlah memilih dengan melihat nominal uang, karena polres karo bersama Bawaslu akan terus mengawasi hingga hari pemilihan tetap melakukan pencegahan dan penegakan hukum agar tidak ada lagi terjadi tindak pidana pemilu seperti ini dikabupaten karo./Eps

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pasca Diberitakan, BBPJN Wilayah Sumut Lakukan Perawatan Jalan Nasional Di Kabupaten Karo

Published

on

Lokasi perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo

Geosiar – Tanahkaro – Pasca pemberitaan terkait Banyaknya titik titik permukaan jalan yang sangat memprihatinkan dan dalam kondisi kerusakan parah hampir di sepanjang permukaan Jalan Nasional jamin ginting di kabupaten Karo – batas Kabupaten Deliserdang hingga Ruas Simpang Ujung aji batas kota kabanjahe, serta ditemukan banyak titik lubang menganga dan retak retak, serta asphalt yang terkelupas.

Hari ini, selasa (23/4) pihak Balai Besar Pelaksaanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah sumut terlihat memulai pekerjaan perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, dan dimulai dari seputaran taman hutan raya (Tahura).

Pihak BBPJN Wilayah Sumut, simanjuntak saat dikonfirmasi dilokasi pekerjaan menjelaskan “benar kita dari BBPJN, ini sudah dimulai dan rencananya hingga kecamatan merek nantinya, pembersihan dengan grader ini dilakukan agar jalan menjadi lebar serta pada saat hujan nantinya tidak terjadi genangan air pada permukaan jalan, dan untuk informasi lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kantor aja bang, ujarnya kepada awak media geosiar.com.

Sebelumnya, senin (15/4) Geosiar telah menulis informasi didalam pemberitaan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, baca www.Geosiar.com : Penyelenggara jalan nasional Jamin Ginting Tunggu Jatuh Korban Jiwa.

Seperti diketahui, ada UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang mengatur secara rinci mengenai jalan, termasuk resiko dan sanksi pidana serta denda bagi penyelenggara jalan yang lalai serta abikatkan celaka bahkan akibatkan meninggal dunia, dapat diancam dengan hukum pidana./edy surbakti

Continue Reading

Ekonomi

Poktan Juma Perdeleng Diduga “Fiktifkan” Pembangunan Embung Didesa Kutarayat

Published

on

Geosiar – Tanahkaro – Pembangunan Embung didesa Kutarayat yang diketahui berdasarkan informasi seharusnya dibangun oleh Kelompok Tani (Poktan) Juma Perdeleng diduga Fiktif adanya, dan kini dipertanyakan serta dicari keberadaanya oleh Masyarakat Desa Kutarayat, kecamatan Naman Teran.

Informasi didapat Tim awak Media melalui keterangan dan penelusuran oleh masyarakat tentang Keberadaan Fisik Embung yang bersumber dari Dana Bantuan Sosial (Bansos) dibidang pertanian melalui Kelompok Tani Juma Perdeleng yang diketuai oleh Aris Sitepu tidak pernah diketahui titik keberadaanya.

Seperti penuturan Hartawan (48), kamis 18 april 2019 didesa kutarayat menyatakan “seingat saya beberapa tahun silam desa kutarayat mendapatkan bantuan untuk pembangunan dua Embung, satu Embung berada di Gedung yang dilaksanakan oleh kelompok Tani (Poktan) juma Kebun dan satunya lagi Embung yang seharusnya dikerjakan oleh Poktan Juma Perdeleng.

Lanjutnya Lagi, berdasarkan informasi antar warga Desa kutarayat, Embung yang dilaksanakan oleh Poktan Juma Kebun hingga kini masih berfungsi, namun Embung yang seharusnya dibangun dan dilaksanakan oleh Juma Perdeleng hingga kini tidak diketahui Keberadaanya, sehingga kami sangat berharap melalui pemberitaan ini nantinya dapat diketahui keberadaan Embung yang dibangun menghabiskan anggaran sekira Rp.60.000.000,00 juta tersebut, dan bila nantinya benar benar keberadaan Pembangunan Embung tidak diketemukan maka kami minta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dapat melakukan Proses Penyelidikan, ujar Hartawan.

Warga lainya turut menambahkan, Isu bantuan Embung itu sudah lama dipertanyakan dan sudah sering dibicarakan masyarakat desa kutarayat ini, baik di warung warung ataupun disaat musim perhujan, namun dikarenakan warga sempat mengungsi akibat erupsi gunung api sinabung sekira tahun 2015 silam masyarakat menjadi lebih cenderung memikirkan keselamatan masing masing sehingga bantuan Embung itu tidak dipertanyakan, ujar Sitepu.

Kami sangat berharap kejelasan dari keberadaan Embung bantuan Pemerintah itu, dan keberadaan Embung itu pastinya sangatlah bermanfaat bagi masyarakat bersama pemerintahan desa kutarayat ini, dan Embung tersebut juga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan asli desa dengan menjadikan Embung itu untuk penangkaran ikan yang hasilnya dapat dijual,pinta Sitepu, mengakhiri.

Tim media juga mengkonfirmasi Ketua Poktan Juma Perdeleng Aris Sitepu (18/4) sekira pukul 17.30 Wib Melalui nomor selulernya, Aris mengakui benar dirinya sebagai ketua Poktan Perjuma Deleng dan mengatakan ada menerima bantuan pembangunan Embung melalui dana Bansos ditahun 2011, dan saat ditanya tepatnya titik keberadaan Embung tersebut, Aris Sitepu hanya mengatakan Didesa Kutarayat, ujarnya singkat.

Selanjutnya Tim media mencoba menemui Kepala Desa kutarayat untuk mencari informasi terkait keberadaan Embung yang dimaksud dengan mendatangi kantor kepala desa kutarayat sekira pukul 18.00 Wib, dan informasi yang didapat dari warga yang kebetulan berada diluar kantor mengatakan bahwa Kades sedang berada dikantor camat terkait Pemilu./Eps

Continue Reading

Daerah

Dijamin Bupati Karo, PDAM Tirtamalem Tetap Tak Mampu Bayar Tunggakan Dan Gaji Karyawan

Published

on

Geosiar – Kabanjahe – Pasca diberhentikanya Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabanjahe, Arvino Hamsyari ST tertanggal 27 Maret 2019, kini tunggakan pembayaran listrik yang menurut informasi sebelumnya telah dijamin oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang seyogianya akan dibayarkan pada tanggal 12 April 2019 ataupun sebelum Pemilu ternyata hingga saat ini belum juga mampu dibayarkan oleh pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin, kamis (18/4/2019).

Selain itu juga, ternyata puluhan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabupaten Karo belum menerima Upah ataupun gaji selama lima bulan terakhir bekerja dikarenakan PDAM Tirtamalem tidak memiliki saldo ataupun uang yang cukup untuk memenuhi pembayaran tunggakan Pembayaran Pasokan Listrik sekira Rp.400.000.000,00 juta lebih ditambah gaji puluhan karyawan selama lima bulan terakhir bekerja.

Saat awak media geosiar menyambangi kantor PDAM Tirtamalem di kota Kabanjahe dan mempertanyakan keberadaan Plt Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin dan Keberadaan Pembantu Plt Tirtamalem Jonara Tarigan untuk dikonfirmasi secara langsung, namun sayang awak media hanya dapat menemui dua orang karyawan bersama Kasub keuangan PDAM Tirtamalem, Naksir Purba.

Saat dipertanyakan apakah pihak PDAM Tirtamalem sudah membayar tunggakan Pembayaran listrik dan tunggakan gaji karyawan, Naksir Purba mengaku dan menjelaskan bahwa Plt Direktur dan Pembantu Plt Direktur PDAM Tirtamalem sedang berada dikantor Bupati Karo dalam rangka membicarakan tunggakan pembayaran listrik beserta tunggakan pembayaran gaji karyawan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Karo.

lanjutnya lagi, benar tunggakan listrik kurang lebih Rp.400 juta dan gaji puluhan karyawan hingga kini belumlah dapat dibayarkan, namun untuk pembayaran pemakain listrik selain tunggakan sudah dibayarkan, ujar Naksir sembari meninggalkan ruang kerjanya dikarenakan adanya keperluan terkait tugasnya.

Menurut penuturan Sumitro Sitepu, karyawan yang juga turut dimintai keterangan tentang belum dibayarkan puluhan gaji karyawan selama lima bulan terakhir juga mengakui kebenaranya dengan mengatakan ” benar gaji kami belum dibayar selama lima bulan bang.

Pernyataan Sumitro tersebut juga diamini karyawan lainya, Peron Purba
mengatakan “gimanalah gaji kami bisa dibayarkan, saldo pemasukan masih kosong direkening perusahaan, kami sebenarnya sangat berharap agar dapat segera menerima gaji yang tertunda untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, ujarnya bernada datar./Edy surbakti

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com