Connect with us

BMKG

Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Waingapu NTT

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, NTT – Gempa bumi mengguncang Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pusat gempa
bermagnitudo 4,5 ini ada di laut pada kedalaman 112 km.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada hari ini, Senin (15/4/2019) pukul 13.49 WIB.

Lokasi gempa ada di koordinat 9,31 lintang selatan (LS) dan 120,64 bujur timur (BT) atau 57 km arah timur laut Waingapu.

Gempa dirasakan dalam skala III-IV MMI yang artinya getaran nyata dirasakan di dalam dan luar rumah serta menyebabkan jendela atau pintu berderik. Namun belum ada laporan lebih lanjut soal dampak gempa.

BMKG

Gempa Bali, Ratusan Siswa SMP di Mataram Dievakuasi

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Mataram – Sebanyak ratusan siswa SMPN 6 Mataram, Nusa Tenggara Barat, dievakuasi ke halaman depan gedung sekolah saat merasakan getaran gempa bermagnitudo 6 yang berpusat di Bali, Selasa (16/7/2019).

Wakil Kepala sekolah, Sujudin mengatakan saat itu sekitar 300 siswa tengah melaksanakan kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dengan melakukan kegiatan baris-berbaris yang dipandu aparat TNI/Polri. .

Sujudin mengatakan saat gempa sebenarnya hanya sebagian SAJA yang merasakan. Tetapi semua guru yang berada di ruangan berhamburan keluar sehingga anak-anak ikut lari.

Kendati demikian, aparat dari TNI/Polri sukses menenangkan siswa dan memutuskan untuk melanjutkan kegiatan di halaman depan sekolah. Pertimbangannya, di sana lebih representatif dan menjadi titik kumpul bencana.

“Kalau di halaman belakang kita khawatir, karena berada di tengah-tengah gedung sekolah berlantai tiga,” jelas Sujudin.

Selang beberapa menit setelah gempa menerpa, lanjutnya, banyak orang tua yang datang ingin melihat kondisi dan menjemput putra/putrinya. Akan tetapi melihat kondisi anak-anak sudah tenang, mereka pun meninggalkan sekolah. Proses kegiatan MPLS berlanjut sampai jadwal yang ditetapkan, yakni pukul 12.30 WITA.

Kondisi yang sama juga terjadi di SMPN 2 dan SMPN 15 Mataram, yakni siswa baru tetap melaksanakan kegiatan MPLS sesuai jadwal, tapi dilaksanakan di luar gedung sekolah.

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6 mengguncang Barat daya Nusa Dua, Bali, Selasa (16/7/2019) sekitar pukul 07.18 WIB. Gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

Adapun lokasi gempa berada pada koordinat 9,11 Lintang Selatan dan 114,54 Bujur Timur atau 83 kilometer barat daya Nusa Dua Bali. Hiposenter gempa ada di kedalaman 68 km.

Continue Reading

BMKG

BMKG: Halmahera Selatan Sering Gempa Karena Kawasan Seismik Aktif dan Kompleks

Published

on

Kondisi dinding rumah dinas Polsek Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara ambruk karena gempa besar berkekuatan 7,2 SR, Minggu (14/7/2019). (Foto: Antara)

Geosiar.com, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang kawasan Halmahera Selatan pada Minggu (14/7/2019) sore. Akibatnya, ribuan warga terpaksa harus mengungsi di tenda darurat lantaran khawatir terjadi gempa susulan. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya ada 40 gempa susulan pasca gempa pertama terjadi.

BMKG mengatakan banyaknya gempa susulan yang terjadi lantaran kawasan Halmahera Selatan merupakan wilayah seismik aktif dan kompleks, sehingga mengakibatkan sering terjadi gempa.

“Aktif artinya kawasan Halmahera Selatan memang sering terjadi gempa yang tecermin dari peta seismisitas regional dengan klaster aktivitas gempanya cukup padat,” jelas Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, dikutip dari Antara, Senin (15/7/2019).

Daryono mengatakan ada empat zona seismogenik sumber gempa utama di kawasan tersebut, yakni Halmahera Thrust, Sesar Sorong-Sula, Sesar Sorong-Maluku, dan Sesar Sorong-Bacan. Dia menyebut bahwa Sesar Sorong-Bacan merupakan pemicu gempa.

“Sesar Sorong-Bacan inilah pemicu gempa Halmahera Selatan yang selama ini menyimpan akumulasi medan tegangan kulit bumi yang akhirnya terpatahkan sebagai gempa berkekuatan magnitudo 7,2 pada Minggu sore kemarin,” jelasnya.

Sejauh ini, Daryono menyebut ada tujuh kali gempa kuat yang terjadi di kawasan tersebut, yaitu gempa Pulau Raja pada 7 Oktober 1923 dengan magnitudo 7,4 dan intensitas VIII MMI. Gempa Bacan pada 16 April 1963 bermagnitudo 7,1 skala intensitas VIII MMI, gempa Pulau Damar pada 21 Januari 1985 magnitudo 6,9 intensitas VIII MMI, serta gempa Obi pada 8 Oktober 1994 magnitudo 6,8 intensitas VI-VII MMI.

Kemudian, pada 13 Februari 1995 gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Obi dengan intensitas VIII MMI, serta gempa Labuha yang terjadi pada 20 Februari 2007 dengan kekuatan magnitudo 6,7 intensitas VII MMI. Selanjutnya, gempa terbaru yang terjadi pada Minggu kemarin pukul 16.10 WIB, berkekuatan magnitudo 7,2. Episenter terletak pada koordinat 0,56 LS dan 128,06 BT pada kedalaman 10 km.

Continue Reading

BMKG

Tiga Gempa Bumi Getarkan Sulawesi Barat

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Sulbar – Sulawesi Barat diguncang sebanyak tiga gempa pada Selasa malam (2/7/2019). Guncangan dirasakan di Kabupaten Mamuju, Mamasa serta Majene.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BKMG mencatat, guncangan gempa terjadi pada 21.51 waktu setempat. Pusat gempa berada di darat 5 kilometer sebelah timur laut Mamasa.

Guncangan skala IV MMI dirasakan di wilayah Mamasa dan skala III MMI dirasakan di Mamuju.

“Kedalaman gempa 5 km,” tulis BMKG seperti dikutip dari laman @infoBMKG Rabu, (3/7/2019).

Gempa bermagnitudo 3,6 juga terjadi pada pukul 23.05 waktu setempat di wilayah Mamasa. Pusat gempa berada di darat 12 km arah Tenggara Mamasa. Kedalam gempa 5 km.

Gempa ketiga yang dirasakan bermagnitudo 3,9 terjadi pukul 23.41 waktu setempat.

Pusat gempa berada di darat 15 km timur laut Majene. Kedalaman gempa berada di 6 km. Gempa itu dirasakan dalam skala III MMI di Mamuju.

Belum diketahui dampak gempa sampai saat ini.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com