Connect with us

Politik

Hj Hamidah : Pastikan Produk Berlabel Halal dan Higienis Sambut Ramadhan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Hj Hamidah mengingatkan Pemko Medan agar memberikan rasa nyaman kepada konsumen saat berbelanja dipasar menyambut Ramadhan. Seluruh produk yang beredar di pasaran dipastikan berlabel halal dan higienis.

“Untuk itu Pemko Medan melakukan pengawasan maksimal. Apalagi telah adanya Perda No 10 Tahun 2017 sebagai payung hukum,” ujar Hj Hamidah yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Medan.

Himbauan itu disampaikan Hj Hamidah saat menggelar aocara sosialisasi ke VIII Tahun 2019 Perda Kota Medan No 10 Tahun 2017 tentang pengawasan serta jaminan produk halal dan higienis di Pulo Brayan Darat II Kecamatan Medan Timur, Minggu (7/4/2019). Hadir acara sosialisasi tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu ibu perwiritan dan ratusan masyarakat.

“Tim Pemko Medan diharapkan melakukan pengawasan dipasar dan supermarket. Umat Islam agar nyaman belanja di bulan puasa,” tambah Hamidah seraya menyarankan jika terbukti ada makanan dan minuman tidak berlabel halal dan kadaluarsa supaya segera ditarik.

Diketahui, Perda tentang pengawasan halal dan higienis terdiri XII BAB dan 21 Pasal. Dalam BAB II Pasal 3 disebutkan, pengawsan serta jaminan produk halal bertujuan memberikan kenyamanan, keamanan, perlindungan, keselamatan dan kepastian hukum ketersediaan produk halal dan higienis bagi masyarakat dam mengkomsumsi produk.

Sedangkan dalam BAB III pada Pasal 4 disebutkan, pengawasan serta jaminan produk halal dan higienis yang dilaksanakan Pemko Medan setiap saat secara terencana dan sistematis dengan membentuk tim terpadu. Tim dimaksud terdiri, Pemko Medan, Balai POM, MUI, unsur masyarakat serta instansi/badan maupun lembaga lainnya.

BAB VII tentang kewajiban pada Pasal 15, setiap pelaku usaha wajib berproduksi halal dan higienis. Mencantumkan informasi dan label halal tidaknya produk dengan jelas dan terang. Memisahkan barang dagangan yang halal dengan yang tidak halal serta mencantumkan masa berlaku produknya. (lamru)

Advertisement

Politik

KPK Minta Istri Harun Masiku Laporkan Kepulangan Suaminya

Published

on

Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku yang ditetapkan sebagi DPO oleh KPK. [Foto: dok/ist]

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta istri Harun Masiku, Hildawati Jamrin, melaporkan kepulangan suaminya jika memang benar sudah berada di Indonesia sejak Selasa, 7 Januari 2020, seperti yang diakuinya.

“Pernyataannya dapat dia sampaikan ke penyidik. Bukan di media. Dia bisa bersurat ke KPK kan, membantu penyidik,” ujar Pemimpin KPK Lili Pintauli Siregar dikutip dari Tempo, Rabu (22/1/2020).

Lebih jauh, Lili mengatakan bahwa tim masih berpegang pada informasi yang sebelumnya sudah disampaikan secara resmi mengenai keberadaan Harun. Penyidik pun akan tetap melakukan upaya-upaya lain serta bekerja keras agar kasus ini segera terungkap.

“Saya tetap berpegang pada informasi resmi dari institusi yang berwenang mengeluarkannya. Saya yakin penyidik telah mengambil langkah-langkah tapi tepatnya apa coba pastikan ke juru bicara,” jelasnya.

Sebelumnya, Hildawati memberi keterangan pada media bahwa sang suami sudah berada di Jakarta pada Selasa, 7 Januari 2020. “Jam 12 malam sempat kasih kabar kalau sudah ada di Jakarta,” ujar Hilda di rumahnya Perumahan Bajeng Permai Blok J Nomor 7, Selasa (21/1/2020).

Dia pun menyebut Harun pergi ke Jakarta pada 5 Januari 2020 setelah keduanya bertemu di Makassar pada akhir 2019. Namun, Hilda tak pernah bertemu lagi dengan suaminya sejak saat itu. “Sejak 8 Januari sampai sekarang saya tak pernah komunikasi lagi,” jelasnya.

Keberadaan Harun Masiku memang masih simpang siur sejak perkara suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang diduga menerima suap agar meloloskan Harun menjadi anggota DPR periode 2019-2024 lewat mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pernah dilaporkan berada di Singapura pada 6 Januari 2020. Keesokan harinya, Harun terlihat di Bandara Soekarno-Hatta berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang salinannya diperoleh Tempo. Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami informasi yang merujuk pada keberadaan Harun.

Continue Reading

Politik

Ketua DPRD Medan, Hasyim SE: Pemko Medan Diminta Gali PAD Momen Imlek

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hasyim SE mengungkapkan, momen pergantian kalender Lunar atau Imlek sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menggali peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Caranya dengan menggelar berbagai event pariwisata dan diagendakan setiap tahunnya.

“Misalnya dengan menggelar Festival Barongsai, lampion, atau Imlek Fair. Kalau diagendakan tiap tahun, maka akan menarik perhatian wisatawan. Orang akan tahu, oh ini lagi Imlek, di Medan ada acara barongsai ni, ada festival lampion. Orang akan ingat,” ujar Hasyim SE (foto) dalam rilis yang diterima wartawan, Rabu (22/2/2020).

Menurut Dia, Medan perlu mencontoh Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang menjadikan Imlek sebagai momentum meningkatkan PAD-nya dengan menggelar berbagai event yang merangsang wisatawan datang berkunjung.

Begitupun, kata Hasyim, upaya tersebut mestilah didukung jaminan keamanan dan ketersediaan listrik. Berdasarkan tradisi orang Tionghoa, Imlek ini, kata Dia, waktunya cukup panjang, mulai tanggal 1 bulan 1 Lunar, hingga Cap Go Meh (hari kelimabelas). “Jadi rentang waktunya 15 hari. Cap Go Meh itu puncaknya. Saya dorong pihak kepolisian agar meningkatkan patroli dan jaminan keamanan di kota ini,” ucap Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini.

Dia menambahkan, peningkatan keamanan perlu dilakukan terutama di tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, terminal/stasiun (KNIA, Pelabuhan, Stasiun KA, terminal bus) dan berbagai titik rawan aksi kriminal. “Sebab, trennya angka kriminal akan tinggi pada saat jelang hari besar keagamaan,” ungkapnya.

Hasyim membeberkan, pada 2017 lalu, Polrestabes Medan menggelar Posko Pengamanan Liong Toba. “Saya kira ini bisa juga diterapkan setiap tahun, di samping juga penjagaan di berbagai vihara atau kelenteng sehingga memberi rasa aman bagi warga yang mau beribadah,” katanya.

Dalam rilisnya, Hasyim juga mengingatkan PLN agar tidak melakukan pemadaman dengan dalih apapun. Kalau memang harus melakukan perawatan, silahkan dilakukan jauh hari sebelum Imlek. “PLN hendaknya peka, jangan di saat orang mau ibadah, mati listrik,” pungkasnya. (rel/lm)

Continue Reading

Politik

F Nasdem DPRD Medan Prihatin Pemecatan Dirut PD Pasar

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemberhentian Dirut PD Pasar Medan Rusdi Sinuraya terus bergulir mengundang berbagai tanggapan di masyarakat dan anggota dewan.

Seperti anggota DPRD Medan Afif Abdillah (foto) kepadan wartawan, Rabu (22/1/2020) menyebut, PD Pasar Medan menjadi pilar penting dalam pengelolaan pasar yang bersentuhan langsung dengan
ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Karenanya Afif tidak ingin pemberhentian Dirut PD Pasar sampai terjadi kisruh.  Begitupun, ungkap anggota DPRD milenial ini, adanya upaya
hukum di era keterbukaan ini,  yang dilakukan direksi yang lama itu sah-sah saja menurut hukum.

“Kita sangat prihatin kalau pergantian pejabat PD Pasar Medan sampai berujung  kisruh seperti ini. Kita mintalah agar masing-masing pihak dapat menahan diri,” tuturnya.

Dijelaskan Afif Abdillah, jika dalam hal ini dirinya tidak masuk ke dalam kewenangan Plt Walikota Medan. Hanya saja kita minta masing-masing pihak menahan diri agar suasana bisa kondusif dan tidak mendatangkan kerugian bagi masyarakat Kota Medan. (rel/lm)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com