Connect with us

Nasional

Kemenristekdikti dan Clarivate Analytics Jalin Kerjasama Dukung Penelitian di Indonesia

Published

on

Jeroen Prinsen dan Muhammad Dimyati menandatangi nota kerjasama di Kabupten Badung, Bali.

Geosiar.com, Bali – Demi mendukung produktivitas dan inovasi para peneliti dan dosen Indonesia, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Internasional Workshop For Journal Editors di Bali, Selasa (26/3).

Salah satu agenda dalam workshop itu adalah penandatangan nota kerja sama antara Kemenristekdikti dengan Clarivate Analytics yang merupakan perusahaan industri analisis penelitian ilmiah dan manajemen kekayaan intelektual terintegrasi dengan database Web of Science, asal Philadelphia.

Konsepnya, para peneliti ataupun dosen Indonesia akan didampingi oleh Clarivate Analytics dalam penulisan hasil penelitian ilmiahnya. Sehingga, dari sisi teknik penulisan dan isi dapat memenuhi kriteria layak dipublikasi secara internasional.

“Kerjasama dengan Clarivate Analytics sangat penting. Selain kepentingan integrasi data, juga pendampingan terhadap jurnal ilmiah di Indonesia,” kata Dirjen Risbang Kemenristekdikti Muhammad Dimyati.

Harapannya, kerjasama ini akan berimbas pada peningkatan jumlah jurnal ilmiah Indonesia bertaraf internasional.

“Dengan banyaknya jurnal Indonesia yang bereputasi internasional, maka biaya publikasi ke luar negeri dapat ditekan,” ujar alumnus Kyoto University itu.

Hal senada juga dilontarkan Jeroen Prinsen, Vice President and Head of Australasia and Southeast Asia Clarivate Analytics, ia mengharapkan dengan adanya kerja sama ini bisa meningkatkan kualitas peneliti dalam negeri demi memperbaiki sumber daya manusia yang dimiliki.

Publikasi jurnal ilmiah merupakan syarat kenaikan jenjang jabatan bagi dosen, khususnya guru besar dan lektor. Kemenristekdikti menargetkan 150 jurnal masuk indeks internasional sampai akhir tahun 2019.