Connect with us

Politik

Dorong Pengawasan Perda No 10/2017, Hj Hamidah: “Ciptakan Rasa Nyaman”

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Hj Hamidah mendorong Pemko Medan supaya rutin melakukan pengawasan produk halal dan higienis yang beredar di pasar. Sehingga, dengan adanya Perda No 10/2017 warga nyaman dan tidak perlu cemas saat berbelanja.

Hal itu disampaikan Hamidah saat menggelar sosialisasi VI Tahun 2019 Perda Kota Medan No 10/2017 tentang pengawasan serta jaminan produk halal dan higienis di Medan Tembung, Minggu (24/3/2019). Sosialisasi Perda tersebut diikuti tokoh agama, ibu ibu pengajian dan ratusan warga.

“Kita sangat mendukung Perda ini, agar tercipta rasa nyaman kepada masyarakat saat berbelanja. Masyarakat dapat memilih dan mengkomsumsi produk yang sehat dan higienis,” ujar Hamidah.

Kepada masyarakat dan pengusaha, Hj Hamidah yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Medan itu minta kepada masyarakat dan pelaku usaha supaya mendukung penerapan Perda.

“Jika terbukti ada produk yang tidak berlabel halal supaya segera ditarik dari peredaran. Begitu juga pelaku usaha yang tidak memiliki izin, bagi masyarakat yang mengetahui kiranya segera dilaporkan kepada yang berwajib,” harap Hamidah.

Diketahui, Perda tentang pengawasan halal dan higienis terdiri XII BAB dan 21 Pasal. Dalam BAB II Pasal 3 disebutkan, pengawsan serta jaminan produk halal bertujuan memberikan kenyamanan, keamanan, perlindungan, keselamatan dan kepastian hukum ketersediaan produk halal dan higienis bagi masyarakat dam mengkomsumsi produk.

Sedangkan dalam BAB III pada Pasal 4 disebutkan, pengawasan serta jaminan produk halal dan higienis yang dilaksanakan Pemko Medan setiap saat secara terencana dan sistematis dengan membentuk tim terpadu. Tim dimaksud terdiri, Pemko Medan, Balai POM, MUI, unsur masyarakat serta instansi/badan maupun lembaga lainnya.

BAB VII tentang kewajiban pada Pasal 15, setiap pelaku usaha wajib berproduksi halal dan higienis. Mencantumkan informasi dan label halal tidaknya produk dengan jelas dan terang. Memisahkan barang dagangan yang halal dengan yang tidak halal serta mencantumkan masa berlaku produknya. (lamru)