Connect with us

Lifestyle

Tren ‘Zero Waste Lifestyle’ Untuk Bumi Lebih Sehat

Published

on

Ilustrasi Zero Waste Lifestyle

Geosiar.com, Lifestyle – Tren Zero Waste Lifestyle belakangan ini sedang menjadi sorotan. Banyak kalangan ikut berpartisipasi dalam menggalakkan kegiatan ini. Namun tak sedikit masyarakat Indonesia yang masih belum memahami makna dari zero waste itu sendiri. 

Gerakan Zero Waste Lifestyle di Indonesia mulai diusung sejak pertengahan 2018 lalu. Salah satu komunitas yang aktif mengampanyekan gerakan ini adalah Zero Waste Nusantara (ZWN). Komunitas ini digagas oleh Jeanny Primasari pada Mei tahun lalu.

Zero waste yang memiliki arti meminimalkan sampah ini menuai respon sarkastik dan pesimis bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang mengartikan hanya dengan dua suku kata itu saja, zero dan waste yang berarti nol sampah.

Nah, bagi yang belum memahami prinsip zero waste ini, mari simak pemaparan berikut ini.

Konsep Nol Sampah itu Salah!

Penting yang harus diketahui, poin dari zero waste adalah untuk meminimalisir penggunaan produk yang akan menghasilkan sampah.

Dulu solusi yang dilakukan untuk pengurangan sampah adalah dengan mendaur ulangnya. Namun kenyataanya, di Indonesia kemampuan dan kesadaran mendaur ulang sampah masih tergolog minim.

Maka program utama zero waste yakni menolak penggunaan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan, sulit terurai, dan tentu saja sekali pakai. Dengan menolak penggunaan bahan itu sangat berpotensi meminimalisir penumpukan sampah.

Prinsip 5R Zero Waste

Pada salah satu kesempatan, Jeanny selaku penggagas ZWN berbagi mengenai prinsip 5R, yakni refuse, reduce, reuse, recycle, dan ROT.

Refuse itu mengganti barang yang sekali pakai. Misalnya, membawa tempat makan atau minum sendiri. Kalau reduce itu lebih ke menghemat ya, jadi belanja yang hanya dibutuhkan supaya gak mubazir,” jelasnya saat melakukan presentasi di salah satu acara ZWN.

“Kalau reuse ya memakai kembali produk secara berulang, seperti cloth diapers sebagai pengganti popok bayi sekali pakai. Lebih gunakan sapu tangan ketimbang tisu. Dan recycle itu mendaur ulang sampah dan barang bekas menjadi produk baru yang bermanfaat,” sambungnya.

Terakhir Founder ZWN itu menjelaskan ROT yakni daur ulang sampah dapur menjadi kompos sehingga dapat mengembalikan zat organik ke alam untuk menyuburkan tanah. (YRS)

Nah, itu penjelasan mengenai Zero Waste Lifestyle. Kini giliran kamu berpartisipasi!