Connect with us

Sumut

Polda Sumut Ringkus Dua Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos

Published

on

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Tatan Dirsan Atmaja

Geosiar.com, Sumut – Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil meringkus dua pelaku penyebar hoaks mengenai kantor KPU ricuh dan surat suara tercoblos. Kedua pelaku adalah Usep Riyana (27) warga Purwakarta, Jawa Barat dan Andi Kusmana (25) warga Ciamis, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (22/3/2019) menjelaskan bahwa kedua pelaku merupakan pendukung dari salah satu calon presiden dan wakil presiden, yaitu pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

Tatan menjelaskan, pelaku Usep Riyana merupakan penyebar video hoaks yang dilaporkan KPU Sumatera Utara pada Minggu 3 Maret 2019 lalu. Sementara Andi Kusmana adalah penyebar hoaks yang dilaporkan KPU Medan diwaktu yang sama, 3 Maret 2019.

Tatan menceritakan, motif kedua pelaku adalah menyebarkan video kerusuhan saat Pilkada di Tapanuli Utara. Kemudian mereka mengedit dan menambahkan kata-kata, hingga menyebarkanya ke dunia maya.

Kedua pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan petugas. Masing-masing dijerat dengan 28 (2) jo Pasal 45a (2) UU RI No 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE Subsider Pasal 14 (1) UU RI No 1 Tahun 1946.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumut

Minimalisir Genangan Air, Pemko Medan Terus Lakukan Pengorekan Parit

Published

on

Medan, Geosiar.com – Upaya meminimalisir genangan air dan banjir, Pemko Medan terus melakukan normalisasi drainase. Seperti, Rabu (26/6/2019) Dinas PU Kota Medan melalukan pengorekan parit di Jalan Pintu Air II, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor.

Parit tersebut mengalami pendangkalan juga menyempit sehingga tak mampu menampung debit air ketika hujan turun. Alhasil, jalan dan halaman warga sekitar menjadi sasaran limpahan air.

 Kehadiran petugas Dinas PU beserta satu unit alat berat mendapat apresiasi dari warga sekitar. Sebab, sudah lama warga sekitar mengeluh karena selalu menjadi langganan genangan air. Selain halaman dan rumah digenangi air, aktiftas mereka pun terganggu.

Dinas PU melakukan normalisasi. Dengan menggunakan cangkul dan sekop, mereka pun mengorek drainase yang telah mengalami penyempitan dan pendangkalan tersebut. Perlahan-lahan tanah yang menjadi pemicu pendangkalan dan penyempitan pun diangkat.  

Kemudian tanah hasil pengorekan ditempatkan dalam truk untuk selanjutnya dibawa menuju lokasi pembuangan. Sebab, Wali Kota tidak mau tanah hasil pengorekan diletakkan di pinggiran drainase karena rentan akan masuk kembali. Apalagi saat ini hujan rentan turun sehingga tidak tertutup kemungkinan drainase yang telah dikorek akan tersumbat kembali.

Selain drainase di Jalan Pintu Air, Dinas PU juga melakukan pengorekan drainase di Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal. Kali ini Kadis PU menurunkan petugas dari Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Selatan. Pengorekan dilakukan untuk mengatasi drainase yang juga mengalami penyumbatan sehingga memicu terjadinya genangan air.

Selain Dinas PU, pengorekan drainase juga dilakukan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umun (P3SU) Kecamatan Medan Perjuangan. Adapun drainase yang dikorek berada di Jalan Rakyat simpang Jalan Pelita 6, Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan karena mengalami pendangkalan sehingga rentan terjadinya genangan air.(lamru)

Continue Reading

Sumut

Tahun 2019, Kota Medan Dapat Dana Kelurahan Rp 99,2 M Lebih

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna peningkatan pembangunan infrastruktur di kota Medan, Pemko Medan telah mendapat bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat sebesar Rp 53,2 Miliar lebih Tahun 2019. Dana tersebut diharapkan mampu memperbaiki infrastruktur skala prioritas melalui swakelola masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Pemko Medan Irwan Ritonga SE kepada wartawan Geosiar.com di kantornya, Rabu (26/6/2019). Dengan demikian, perbaikan infrastruktur yang belum tertampung di APBD dapat terakomodir dengan adanya Dana Kelurahan.

“Kita harapkan Lurah bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal dan jangan sampai ada penyalagunaan,” harap Irwan Ritonga.

Ditambahkan Irwan Ritonga yang baru dua minggu menjabat Kepala Bappeda Pemko Medan itu, untuk mendukung program Dana Kelurahan itu Pemko Medan telah ikut mengalokasikan Dana pendamping sebesar Rp 46 Miliar lebih.

Dijelaskan Irwan, dana pendamping itu bersumber dari APBD Pemko Medan TA 2019. Dengan demikian dana Kelurahan keseluruhan sebesar Rp 99,2 Miliar lebih. Diketahui, di kota Medan ada 151 Kelurahan, maka setiap Kelurahan mendapat dana sebesar Rp 656 juta lebih.

Ditambahkan Irwan, dana tersebut masih tergolong minim mengingat banyaknya infrastruktur yang butuh perbaikan. Diakui minimnya dana pendamping, karena APBD Pemko Medan TA 2019 sudah sempat disahkan. Maka dana pendamping yang ada saat ini dari pergeseran rencana pos lainnya. “Untuk tahun depan, Dana pendamping akan diupayakan lebih besar dan maksimal, ” ujarnya.

Dijelaskan Irwan, khusus Dana Kelurahan dikerjakan swakelola masyarakat. “Pelaksananya pihak Kelurahan sedangkan Pengguna Anggaran adalah pihak Kecamatan. Peruntukan harus pembangunan infrastruktur dan tidak boleh bangunan pemerintah,” jelas Irwan Ritonga. (lamru).

Continue Reading

Sumut

Sambut HUT Kota Tebing Tinggi, Walkot Lepas Pawai Karnaval TAM PFF

Published

on

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama jajaran saat menghadiri acara pawai karnaval, Rabu (26/6/2019. (Foto: WH/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Wali Kota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan beserta unsur Porkopimda Tebing Tinggi melepas pawai karnaval dalam acara Tebing Agri Market dan Pameran Flora Fauna (TAM PFF) ke-6 untuk menyambut dan memeriahkan hari jadi Kota Tebing Tinggi ke-102 pada tanggal 1 juli 2019 mendatang.

Pawai karnaval TAM PFF tersebut digelar di sepanjang Jalan Dr Sutomo Kota Tebing Tinggi, Rabu (26/6/2019) siang.

Dalam kata sambutannya, sang Wali Kota mengatakan bahwa acara tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dari sektor pertanian daerah Tebing Tinggi seperti, hasil dari olahan pertanian, produktivitas hasil perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Kitas harus sadar Kota Tebing Tinggi lahannya terbatas, maka kita harus meningkatkan bagaimana nilai tambah dari sebuah produk pertanian dan perkebunan menjadi hasil olahan yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari produk dalam bentuk aslinya,” kata Umar saat memberikan kata sambutan, Rabu (26/6/2019).

Menurut Umar, kegiatan itu juga sejalan dengan visi dan misi Kota Tebing Tinggi sebagai kota jasa dan perdagangan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.

“Mari kita sukseskan Kota Tebing Tinggi Agri Market bersama dengan pameran flora fauna agar kiranya untuk seterusnya bisa kita tingkatkan kemajuan kita masyarakat kota Tebing Tinggi untuk dapat melakukan satu kegiatan peningkatan di bidang tanaman untuk sayur-sayuran, peningkatan bagi lingkungan yang tentunya kita harus lakukan secara bersama- sama.” pungkasnya.

Selain itu, Umar juga mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong di halaman rumah supaya dilakukan penghijauan seperti menanam tanaman hias ataupun apotek hidup.

Pawai karnaval itu juga diramaikan oleh para ASN Kota Tebing Tinggi, Kelompok Tani/peternakan se-Kota Tebing Tinggi, Abaka Tebing Tinggi, serta Pelajar Kota Tebing Tinggi. (WH) 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com