Connect with us

Nasional

Terkena Kasus Korupsi, 21 ASN Pemprov Bengkulu Dipecat

Published

on

Ilustrasi


Geosiar.com, Bengkulu – Sekitar 21 aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Bengkulu, yang terkena kasus tindak pidana korupsi akan dipecat secara tidak hormat sebagai PNS. Mereka diketahui tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Bengkulu.

“Saat ini, ada 21 ASN Pemprov Bengkulu dalam proses pemecatan tidak hormat karena tersandung kasus tindak pidana korupsi,” ujar Asisten III Pemprov Bengkulu, Gotri Suyanto kepada Suara Pembaruan, di Bengkulu, Kamis (21/3/2019).

Ia menyampaikan dari 21 ASN yang akan dipecat karena tersandung kasus korupsi, 10 di antaranya sudah dalam proses administrasi pembuatan SK pemecatan karena perkaranya telah memiliki kekutan hukum tetap atau inkracht.

“Sebanyak 10 ASN ini paling lambat SK pemecatan dikeluarkan oleh Pemprov Bengkulu akhir April mendatang. Pasalnya, jika mereka tidak diberhentikan sampai April nanti, maka pejabat kepegawaian Pemprov Bengkulu, akan dikenakan saksi oleh Kemenpan RB,” katanya.

Karena tidak ada alasan lagi bagi Pemprov Bengkulu, untuk menunda pemecatan 10 ASN tersebut, karena perkara mereka sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Sementara 11 ASN lagi masih dalam proses banding dan perkaranya belum memiliki kekuatan hukum tetap.

“Yang kelas, jika perkara mereka sudah inkracht (berkuatan hukum tetap) maka 11 ASN Pemprov Bengkulu tersebut, terpaksa kita proses untuk dipecat secara tidak hormat dari PNS. Soalnya, jika tidak dipecat maka personel bagian kepegawaian yang akan terkena sanksi dipecat dari ASN,” ungkapnya.

“Dengan demikian, meski berat hati untuk memecat ASN yang terkena korupsi karena berbagai pertimbangan kemanusiaan, tetapi jika mereka tidak dipecat, maka pejabat kepegawai Pemprov Bengkulu, akan terkena sanksi oleh Kemenpan RB,” ujarnya.

Sampai saat ini, lanjut Gotri, sudah 22 ASN Pemprov Bengkulu, yang tersandung kasus tindak pidana korupsi dipecat tidak hormat dari PNS, termasuk 10 ANS yang akan dipecat bulan April 2019 mendatang.

Diketahui, sebagian besar ASN Pemprov Bengkulu, yang dipecat karena tersandung kasus tindak pidana korupsi berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu dan sebagian lagi berasal dari sejumlah OPD di lingkup pemprov setempat.