Connect with us

Sumut

Walikota Medan Serukan Hindari Isu SARA Serta Ujaran Kebencian

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mendukung penuh pelaksanaan Pemilu berjalan dengan aman dan damai. Untuk itu Wali Kota minta kepada semua agar benar-benar melaksanakan tupoksinya masing-masing, terutama dalam menepis berita hoax, isu SARA serta ujaran kebencian.

Dengan demikian akan tercipta kondisi yang aman, tertib dan dinamis di tengah-tengah masyarakat Kota Medan.

Dikatakan Wali Kota, tidak dapat dipungkiri dalam praktik pelaksanaan pemilu selalu menimbulkan gejolak maupun keresahan di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya papar Wali Kota, munculnya berita hoax, isu SARA serta ujaran kebencian. Selain itu juga kemungkinan adanya upaya mobilisasi massa dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

“Saya berharap Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan dapat menjadi penyampai pesan dan mengajak masyarakat agar sama-sama menjaga kekondusifan Kota Medan yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Berbeda pilihan itu hal biasa, sebab  setiap orang berhak atas pilihannya masing-masing,” kata Wali Kota ketika menghadiri acara Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Kecamatan  di Aula Mapolres Pelabuhan Belawan, Selasa (19/3/2019).

Wali Kota selanjutnya mengungkapkan,  pembangunan yang dilakukan pemerintah pada dasarnya  tidak lepas dari peranan seluruh elemen masyarakat. Kaharmonisan ini bilang Wali Kota, harus disyukuri sebagai penghargaan terhadap ciptaan Allah SWT.

 “Hingga kini, saya berani mengatakan kita bisa,  kita siap dan kita telah buktikan keberagaman  tidaklah menjadi penghalang untuk maju tetapi justru menjadi motivasi yang luar biasa sehingga Kota Medan yang kita cintai bersama ini senantiasa menjadi aman, damai dan tentram,” ungkapnya.

Selanjutnya imbuh Wali Kota lagi, kerukunan agama yang tercipa tidak lepas dari peranan camat, lurah sampai kepada kepala lingkungan di wilayahnya masing-masing. Dalam melakukan pekerjaan, Wali Kota yakin aparatnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu  tentunya akan berhadapan dengan berbagai macam problematika.

Di samping itu Wali Kota juga ingin camat, lurah dan kepling  harus mampu menjaga kerukunan  di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Kota Medan sehingga dapat membawa masyarakat di wilayahnya masing-masing  menuju suatu perubahan menjadi masyarakat yang religius. Kemudian menempatkan nilai-nilai agama sebagai basis perubahan menuju kehidupan yang lebih harmonis, aman, tentram, sejahtera lahir dan batin.

Sebelumnya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis dalam sambutannya mengatakan, peranan FKUB sangat penting di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam mewujudkan keharmonisan dan kerukunan umat beragama, khususnya wilayah Polrestabes Belawan yang meliputi empat kecamatan yakni Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan serta Medan Deli.

Acara pembinaan  ini dirangkaikan dengan pembacaan Deklarasi Pemilu Damai 2019 yang dilakukan oleh 6 pemuka agama dari agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Khatolik, Hindu, Budhadan Konghucu disaksikan Wali Kota, Wakil Ketua DPRD Medan serta Kapolres Pelabuhan Belawan.            

Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Bersih Melayani di wilayah Polres Pelabuhan Belawan. Penandatangan juga turut dilakukan Wali Kota, Kapolres Pelabuhan Belawan beserta jajaran. Usai acara, Wali Kota kemudian melakukan peninjauan Kantor Kejaksaan Negeri Belawan bersama Kapolres Pelabuhan Belawan yang berada di dekat lokasi acara. (lamru)

Advertisement