Connect with us

Politik

Deni Maulana Lubis: Perda MDTA Dinilai Mampu Membentengi Kenakalan Remaja

Published

on

Medan, Geosiar.com – Warga Medan khususnya umat muslim diminta supaya mendukung penuh penerapan Perda No 5/2014 tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Perda diyakini mampu membentengi generasi muda dari kenakalan remaja seperti terlibat narkoba karena sudah dibekali ajaran agama secara dini.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Medan Deni Maulana Lubis dihadapan ratusan masyarakat dan tokoh agama saat menggelar sosialisasi V Tahun 2019 Perda Kota Medan No 5/2014 di Jl Bajak I Kec Medan Amplas, Senin (18/3/2019).

Disampaikan Deni Maulana Lubis, dengan menjalankan Perda dengan baik dipastikan ampuh menjauhkan tindak kejahatan bagi remaja karena sudah dibekali ilmu agama. “Maka itu, Pemko Medan harus segera menerapkan Perda. Masyarakat harus mendukung sepenuhnya,” tegas Deni Maulana Lubis selaku politisi Nasional Demokrat (NasDem) itu.

Apalagi saat ini tambah Deni, kenakalan remaja terus meningkat. Maraknya peredaran narkoba hingga seluruh sudut kota sangat sulit dibendung. Melalui pembekalan ajaran agama dan pengawasan orang tua dipastikan dapat meminimalisir tindak kejahatan.

Disampaikan Deni, seperti isi Perda dalam Pasal 3, MDTA sebagai satuan pendidikan agama Islam nonformal. Dan pada Pasal 4 disebutkan lagi Wajib Belajar MDTA berfungsi untuk memenuhi kebutuhan tambahan pendidikan agama Islam di SD sederajat kecuali SD Islam terpadu.

Perda bertujuan memberikan bekal kemampuan beragama kepada peserta didik mengembangkan kehidupan berahklak mulia. MDTA diselenggarakan dengan masa belajar 4 tahun.

Dikatakannya, Perda dalam Pasal 9 menyebutkan, tenaga pendidik MDTA adalah anggota masyarakat yang mempunyai kompetensi mengajar peserta didik yang diangkat penyelenggara pendidikan.Sedangkan pengangkatan tenaga pendidik harus memiliki kompetensi dan ilmu mendidik.

Seperti pada Pasal 10 disebutkan beberapa kewajiban bagi tenaga pendidik. Sedangkan tenaga pendidik mempunyai hak hak seperti memperoleh penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial. Menggunakan sarana, prasarana dan fasilitas pendidikan dalam melaksanakan tugasnya.

Perda No 5 Tahun 2014 Pemko Medan tentang Wajib Belajar  Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah terdiri XIII BAB dan 28 Pasal. (lamru)