Connect with us

Kriminal

Istri Telah Meninggal, Seorang Ayah Hamili Anak Kandung di Bandung

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Bandung – Seorang ayah berinisial DN (49) di Bandung melakukan tindakan tak senonoh kepada anak kandungnya hingga hamil 6 bulan. Anak menjadi korban pelampiasan karena ditinggal meninggal dunia oleh istrinya.

Wakasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Suparma di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (12/3/2019) membenarkan adanya peristiwa seorang ayah memperkosa anak sendiri.

DN melakukan perbuatannya itu sejak 25 Agustus 2018 di indekos mereka di kawasan Bandung Timur. Sejak pertama kali, DN total telah berbuat keji kepada anaknya hingga sebanyak 5 kali.

Atas perbuatannya itu, anak kandungnya sendiri (korban) AP (17) tersebut hamil. Hasil pengecekan medis, usia kehamilan AP sudah capai enam bulan.

Suparma mengatakan, AP merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara. Mereka berdua tinggal serumah dengan menyewa indekos. Sementara dua kakaknya tinggal bersama neneknya.

“Perbuatan itu dilakukan karena pelaku terpengaruh alkohol. Saat pulang ke rumah, dia langsung meminta secara paksa untuk melakukan hubungan badan,” jelas Suparma.

Suparma mengatakan atas perbuatannya ini, DN disangkakan Pasal 81 Jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 Jo 78E Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Ancaman hukumannya 5 sampai 15 tahun karena dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik atau tenaga kependidikan maka pidananya ditambah sepertiga dari ancaman pidana.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kriminal

Cabuli Bocah SD, Pria di Kalbar Ditangkap

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Terduga pelaku pencabulan terhadap anak SD berhasil ditangkap kepolisian Kapuas Hulu. Pelaku berinisial mengancam korbannya jika tidak menuruti keinginannya yang ingin berbuat aksi keji itu.

“Pelaku berinisial MK memaksa korban dengan ancaman akan membunuh korban jika tidak memenuhi keinginan untuk bersetubuh,” jelas Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko, di Putussibau, Kalbar, Kamis (21/3/2019).

Siko menjelaskan peristiwa najis yang menimpa korban itu terjadi ketika korban pulang dari sekolah dengan berjalan kaki di tempat yang sepi. Lalu muncullah pelaku langsung memeluk korban dan mengancam korban. Karena ancaman itu, korban tidak berdaya dan langsung pelaku beraksi dengan menutup mulut korban dan memegang tangan korban.

“Pelaku menyetubuhi korban dengan ancaman,” ungkap Siko.

Atas peristiwa tersebut, pelaku saat ini sedang diproses pihak kepolisian dikenakan pasal 81 dan pasal 82 UU No 17/2016 Tentang perlindungan anak.

Continue Reading

Hukum

Manotar Ambarita Tetap Klaim Dirinya Sebagai Dirut PT. SGM

Published

on

balok kayu pinus berceceran disepanjang jalan pertibi tembe menuju titik penebangan dikawasan siosar yang dilaksanakan PT. SGM

Geosiar – Kabanjahe – Terkait adanya tudingan dan pelaporan yang telah dilakukan oleh Sarolim Sinaga terhadap Manotar Ambarita kepada Polisi Daerah sumatra utara (Poldasu) beberapa bulan yang lalu tentang peristiwa pidana berupa dugaan Pencurian dan Penggelapan pada hari jumat, tanggal 02 nopember 2018 di Desa Siosar, Kecamatan Merek Kabupaten Karo, dengan Laporan Polisi nomor : LP/1691/Xll/2018/SPKT”l” tertanggal 06 Desember 2018.

Selanjutnya awak media menindaklanjuti informasi yang didapat dengan melakukan konfirmasi kepada Manotar Ambarita yang juga bestatus sebagai terlapor, dan juga terkait pernyataan Sarolim Sinaga yang mana berstatus sebagai pelapor yang menyatakan bahwa dirinya tidak mendapat pembagian dari hasil penjualan kayu didalam proyek relokasi mandiri tahap ke III yang berlokasi di kawasan Siosar Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, serta Sarolim mengklaim dirinya sebagai Direktur Utama (Dirut) PT. Siparanak Gabe Mandiri (SGM) dan Manotar Ambarita sebagai Komisaris Utama.

Manotar ambarita saat dikonfirmasi melalui nomor selulernya membantah dan menegaskan (20/3/2019) sekira pukul 09.00. Wib dengan mengatakan bahwa dirinyalah saat ini tetap menjabat sebagai Direktur Utama PT. SGM.

Lanjut Manotar, dari awal hingga akhir pengerjaan relokasi siosar, sarolim tidak berhak atas apapun dan posisinya sudah tidak ada di PT SGM!, sesuai Akte 34 dan akte 15 tidak berlaku, dan masalah beliau telah mengadu kepoldasu itu ranah institusi dan lmbaga hukum, kita tunggu aja prosesnya bang, ujar Manotar Ambarita kepada awak media.

Mengingat pemberitaan sebelumnya, baca www.Geosiar.com : Dirut PT. SGM Laporkan Manotar Ambarita Kepada Poldasu Terkait Penipuan Dan Penggelapan Hasil Penjualan Kayu).

Pernyataan Sarolim Sebelumnya, Manotar Ambarita selaku Komisaris Utama tidak pernah membagi keuntungan dari penjualan kayu kepada saya, yang mana saya sebagai Direktur Utama PT. Siparanak Gabe Mandiri sesuai hasil pernyataan keputusan rapat yang telah kami sepakati dan tertuang didalam surat Akta Notaris dari Kantor Notaris Robert Tampubolon ,SH nomor 15, tanggal 10 September 2018 tentang perubahan Direksi dan Komisaris PT. Siparanak Gabe Maduma (SGM), berkedudukan dikabupaten Simalungun, telah diterima dan dicatat didalam sistem administrasi berbadan Hukum, jelas Sarolim Sinaga./edy surbakti.

Continue Reading

Kriminal

Diduga Sakit, Siswi SD Meninggal di Toilet Sekolah

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Anyelir – Siswi kelas VI SDN Anyelir 1 berinisal RAA ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sekolah, Selasa (12/3/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. Polisi menemukan bekas muntahan di dekat korban.

Kapolsek Pancoran Mas Komisaris Roni Agus Wowor menduga penyebab RAA meninggal karena sakit saat sedang mengikuti tryout UN di sekolahnya.

Roni mengungkapkan bahwa orang tua RAA yang merupakan mantan perwira kepolisian meminta anaknya agar tidak diautopsi.

“Proses penyelidikan tergantung permintaan keluarga. Hingga saat ini orang tua bisa menerima kejadian ini sebagai suatu takdir atau musibah dan tidak bersedia anaknya diautopsi,” kata Roni, Rabu (13/3/2019).

Saat disambangi ke sekolahnya, pihak sekolah enggan berkomentar mengenai peristiwa tersebut.

“Pesan kepala sekolah, jika ada yang ingin minta keterangan langsung saja ke pihak kepolisian,” ungkap salah seorang guru pria di sekolah tersebut.

Keterangan dari para saksi, terdengar teriakan dari kamar mandi wanita pada Selasa siang. Akan tetapi pintu kamar mandi tidak bisa dibuka dikarenakan terkunci dari dalam.

Roni menjelaskan, saksi yang mengetahui peristiwa itu langsung melapor pada guru di sekolah. Selanjutnya para guru pun langsung ke kamar mandi untuk menolong korban dengan mendobrak pintu kamar mandi karena terkunci dari dalam. Korban ditemukan sudah tergeletak tak sadarkan diri di dalam kamar mandi.

Roni mengatakan, belum mengetahui penyebab kematian korban yang meninggal di kamar mandi sekolah itu. Hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut. Jenazah korban juga sudah ke RS Bhakti Yudha.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com