Connect with us

Politik

Hendra DS Prihatin, Warga Timbang Deli Banyak Belum Tersentuh Bantuan Miskin

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Hendra DS (Partai Hanura) merasa prihatin menyikapi keluhan warga miskin di Jl Dame Kel Timbang Deli, Medan Amplas. Banyak warga mengaku tidak tersentuh bantuan apapun dari pemerintah kendati mereka sangat miskin.

Hal tersebut terungkap saat Hendra DS menggelar sosialisasi V Tahun 2019 Perda Kota Medan No 5/2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jl Dame Gg Mesjid Lingkungan 14 Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan Selasa (12/3/2019). Ratusan masyarakat sangat antusias menghadiri acara sosialisasi. Begitu juga tokoh masyarakat Harisman Arifin dan tokoh agama. Turut hadir Camat Medan Amplas Edie Matondang.

Hendra DS menilai Pemko Medan belum maksimal menangani persoalan warga miskin di kota Medan. Bantuan yang disalurkan untuk.mengentaskan kemiskina selama ini belum tepat sasaran.

Sebelumnya, warga Jl Dame Jl Timbang Deli Medan Amplas, Salfiana Irma mengaku janda memiliki 4 anak hidupnya susah. Tidak mendapat bantuan miskin seperti BPJS, PKH dan KIP. Untuk itu, Salfiana berharap Hendra DS dapat memfasilitasi sehingga bisa dapat bantuan.

“Saya janda memiliki anak 4 dan seluruhnya sekolah. Butuh biaya sekolah dan biaya hidup sehari hari maka sangat berharap bantuan dari pemerintah,” harap Salfiana.

Sementara itu, Camat Medan Amplas, Edie Matondang mengatakan, pihaknya tetap berharap menerima masukan dari anggota DPRD Medan, Hendra DS. Masukan itu untuk berbuat lebih baik. Edie mengaku, bahwa warganya mungkin masih banyak belum menjadi peserta BPJS. Warga diminta bersabar karena hal itu hanya menunggu dapat giliran.

“Warga mohon bersabar, saya akan tetap berkoordinasi. Ke depan mudah mudahan melalui dukungan semua pihak terutama anggota DPRD, Hendra DS akan dapat menyelesaikan keluhan warga, ” ujar Edie.

Sebagai mana diketahui, Perda Kota Medan No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan terdiri XII BAB dan 29 Pasal. Seperti pada BAB II Pasal 2 disebutkan tujuan Perda adalah menjamin perlindungan warga miskin secara bertahap. Mempercepat penurunan jumlah warga miskin.

Sedangkan pada BAB IV Pasal 9 yakni setiap warga miskin mempunyai hak atas kebutuhan pangan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, modal usaha, perumahan, air bersih dan sanitasi yang baik, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, rasa aman dari ancaman tindak kelerasan dan berpatisipasi dalam kehidupan sosial dan politik.

Pasal 10 dikuatkan untuk pemenuhan hak sebagaimana Pasal 9 dibiayai dan bersumber dari APBD. Untuk merealisasikan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, Pemko wajib menyisihkan minimal 10 % dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam percepatan penuntasan kemiskinan Pemko dapat menggalang partisipasi masyarakat dalam dunia usaha, lembaga pemerintah dan kemasyarakatan.

Begitu juga pada BAB V Pasal 11 menyebutkan agar warga miskin berkewajiban mengusahakan peningkatan taraf kesejahteraannya serta wajib mentaati dan berperan aktif terhadap segala upaya penanggulangan kemiskinan. Warga miskin juga berkewajiban mentaati norma, estetika dan peraturan per undangundangan yang berlaku. (lamru)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Teriak Hoaks, Massa Aksi 22 Mei Persekusi Jurnalis

Published

on

Tanah Abang Jakarta Memanas, Suara Ledakan Terdengar (Lampungpro.com)

Geosiar.com, Jakarta – Seorang jurnalis wanita dipersekusi massa aksi 22 Mei di sekitar Flyover Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta. Massa langsung mengerumuni wartawan yang diketahui berasal dari RTV itu sambil menghinanya.

Peristiwa itu bermula ketika sang jurnalis hendak mengabadikan gambar di kawasan tersebut. Kemudian massa mendekatinya dan mempertanyakan kenapa tak meliput saat ada korban aksi 22 Mei.

“Hoaks, malu-maluin Indonesia aja,” teriak salah satu peserta aksi 22 Mei.

Massa aksi 22 Mei diketahui mengenakan pakaian dengan warna yang bervariasi, ada yang putih-putih, ada pula yang warna lain.

Melihat kejadian tersebut, personil TNI yang tengah berjaga di sana langsung mengamankan wartawan yang menjadi korban tersebut. Sementara massa masih tetap meneriaki itu wartawan itu dengan berbagai cemoohan.

“Pecahin aja kameranya, hoaks, hoaks!” ujar salah satu peserta.

Setelah wartawan itu diamankan, situasi di Jalan Jatibaru kembali mendingin. Menurut pantauan, massa aksi masih berkumpul di lokasi. Pihak TNI juga terpantau masih melakukan penjagaan ketat.

Continue Reading

Politik

Sandiaga Sambangi Kediaman Prabowo

Published

on

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno tiba di Kediaman Prabowo. (Kumparan.com)

Geosiar.com, Jakarta – Calon wakil presiden (Cawapres) 02 Sandiaga Uno mendatangi kediaman capres Prabowo Subianto di Kertanegara, Jaksel, Rabu (22/5/2019). Prabowo tampak terlebih dahulu tiba tanpa memberikan keterangan, sementara Sandi baru tiba sekitar pukul 12.30 WIB.

“Nanti ya,” ujar Sandi singkat kepada awak media sambil melambaikan tangan saat masuk ke dalam rumah Prabowo, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI (purn) Imam Sufaat dan mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto (BW) juga menyambangi rumah Prabowo. Akan tetapi keduanya tidak masuk ke dalam rumah Prabowo. Mereka langsung menuju posko relawan, yakni tepat di sebelahnya.

Imam sempat memberi tanggapan mengenai aksi damai di depan Bawaslu RI yang berujung ricuh. Menurutnya, ia dan sejumlah anggota Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) sempat menyambangi lokasi demo pada Selasa (21/5/2019) kemarin.

Ia pun melanjutkan, dirinya kemungkinan akan kembali berdemo di depan Bawaslu bersama massa lainnya hari ini. Namun ia enggan memberi tahu kapan ia akan merapat ke lokasi.

Sementara, BW menolak untuk membeberkan maksud tujuannya berkunjung ke wilayah kediaman Prabowo. Ia mengaku hanya ingin menumpang melaksanakan ibadah salat.

Continue Reading

Politik

Sempat Bubar, Massa Kembali Beraksi di Jalan Slipi

Published

on

Warga Kembali Kuasai Jalan Slipi (CNNIndonesia)

Geosiar.com, Jakarta – Massa aksi 22 Mei kembali turun ke jalanan di kawasan Slipi, Jakarta Barat, yang sebelumnya sempat dibubarkan secara damai oleh kepolisian. Kali ini adanya aksi bakar ban di tengah jalan.

Sempat dibubarkan dengan damai dan berjabat tangan oleh polisi sekitar pukul 10.45 WIB, massa kembali turun ke jalan sekira pukul 10.55 WIB. Sambil memekikkan takbir, sejumlah di antaranya ada yang mengajak sesama warga untuk melanjutkan aksi.

“Ayo, ayo lagi. Allahuakbar,” teriak seorang warga.

Kumpulan massa juga melakukan aksi bakar ban di tengah jalan sekitar wilayah Kota Bambu. Polisis sebelumnya sempat bermusyawarah dengan warga setempat untuk membubarkan kerumunan massa yang sempat melakukan aksi.

Situasi dan kondisi saat ini tampak lebih kondusif dari sebelumnya. Warga dengan kepolisian terlihat tidak lagi saling lempar batu.

Di lokasi, sisa-sisa lemparan batu juga banyak berserakan di sepanjang Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu, Slipi. Ada pula dua sepeda motor yang menjadi korban perusakan.

Continue Reading

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com