Connect with us

Nasional

Hari Ini Bawaslu Periksa Fadli Zon dan Neno Warisman

Published

on

Neno Warisman



Geosiar.com, Jakarta – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta, Puadi menyampaikan bahwa Neno Warisman dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon diperiksa pada Senin (11/3/2019) tentang dugaan pelanggaran pemilu pada kegiatan ‘Munajat 212’ bulan lalu.

“Benar akan meminta klarifikasi dari Pak Fadli Zon dan Ibu Neno Warisman,” kata Puadi ketika dikonfirmasi, Senin (11/3/2019).

Puadi membenarkan, pihaknya telah mengirimkan surat panggilan kepada Fadli dan Neno. Bawaslu DKI Jakarta juga dijadwalkan memeriksa MUI Provinsi DKI Jakarta.

“MUI DKI Jakarta diperiksa pukul 10.00 WIB. Kemudian Pak Fadli Zon pukul 14.00 WIB dan Bu Neno pada pukul 16.00 WIB. Nanti mereka yang datang kemari,” kata Puadi.

Sebelumnya diketahui, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta KH Munahar memastikan, kegiatan sholawat, dzikir, dan doa bersama yang digelar MUI DKI Jakarta bersama pengurus masjid, pimpinan majelis taklim, dan ormas Islam se-DKI Jakarta di Lapangan Monas, pada 21 Februari tidak bermuatan politis. Namun, acara ini mendapat protes dari sejumlah pihak.

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, misalnya menilai, acara tersebut dicederai dengan nuansa kampanye politik. Padahal, kata Ace, acara tersebut adalah acara keagamaan yang tujuannya mulia.

“Sungguh mulia acara Munajat 212 tersebut. Namun, ternyata acara itu diciderai dengan nuansa kampanye. Hal itu dibuktikan dengan salam ‘dua jarinya’ Fadli Zon, orasinya Pak Zulkifli Hasan yang tendensius kampanye, Ijtima Ulama untuk pemilihan Presiden serta hadirnya tokoh2 yang mendukung Capres 02,” ujar Ace belum lama ini.

Ace menilai, acara doa bersama tentu sangat positif walaupun nuansa politisnya sangat tak bisa dihindarkan karena memakai embel-embel angka itu. Tapi, kata Ace, jika doa bersama itu ternyata dipergunakan sebagai momentum untuk menyampaikan pesan-pesan politik, itu berarti sudah keluar dari niat semula.