Connect with us

Hukum

Dugaan Adanya Praktik Ilegal Logging Di Jalan Desa Pertibi Tembe Mulai Terkuak

Published

on

dua unit mobil berat berjenis Fuso (BK 9837 LS) dengan bak tertutup berwarna merah dengan tulisan Tona Agung tepat dikaca depan dan mobil berat berjenis yang lazim disebut truck kingkong berwarna kuning tanpa nomor polisi yang sedang mengangkut kayu yang diduga ilegal melintasi jalan pertibi tembe menuju merek secara beriringan.

Geosiar – Tanahkaro – Terkait ditemukan dua unit mobil berat sedang mengangkut Kayu dari lokasi kawasan siosar menuju desa pertibi tembe (11/3/2019) sekira pukul 21.38 Wib menandakan diduga dan terindikasi adanya pengangkutan Kayu Pinus untuk bertujuan lain, serta sangat kuat diduga tidak lagi memasuki Tempat Penumpukan Kayu (TPK) yang berlokasi di desa Nagara, kecamatan merek, kabupaten karo Sumatra Utara. (baca : www.Geosiar.com Diduga Jalur Pertibi Tembe Digunakan Khusus Keluarkan Pinus Dengan Tujuan Lain).

Amatan Tim – media langsung dilapangan melihat dan mendapati dua unit mobil berat berjenis Fuso (BK 9837 LS) dengan bak tertutup berwarna merah dengan tulisan Tona Agung tepat dikaca depan dan mobil berat berjenis yang lazim disebut truck kingkong berwarna kuning tanpa nomor polisi yang sedang melintasi jalan pertibi tembe menuju merek secara beriringan.

Melihat adanya pihak pihak lain dan diduga tidak memiliki kompetensi didalam program percepatan relokasi mandiri tahap III yang mencoba dan berupaya mengelabui dengan modus memakai jalur pertibi tembe, Tim – media yang datang kelokasi bersama pihak Kepolisian Sektor Tigapanah langsung menghampiri kedua mobil berat pengangkut Kayu Pinus dari lokasi program percepatan relokasi mandiri tahap III tersebut.

Supir dan kernet yang ditemui dilokasi sangat terkejut dengan kehadiran enam orang Tim – media yang datang menghampirinya bersama dua orang anggota Kepolisian, Tim langsung mempertanyakan asal muasal dan tujuan diangkutnya kayu pinus tersebut, Supir dan kernet kedua mobil berat tersebut mengatakan kayu pinus diangkut dari areal kawasan siosar, dan dengan tujuan ke jalan lingkar kabanjahe.

Selanjutnya Tim mempertanyakan dokumen dokumen apa saja yang dimiliki terkait pengangkutan Kayu Pinus tersebut dan mempertanyakan siapa nama pemilk mobil dan pemilik Kayu, supir Fuso berwarna merah hanya menyebutkan bermarga Tambunan sembari supir tersebut menghubungi seseorang melalui telepon genggam miliknya, selanjutnya Tim – media akan mengkonfirmasi pihak pihak terkait dengan ditemukan dua mobil berat tersebut./edi surbakti.