Connect with us

Dunia

Puluhan Negara Desak Arab Saudi Ungkap Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

Published

on

Geosiar.com, Istanbul –  Arab Saudi didesak puluhan negara untuk bekerja sama dengan tim investigasi PBB dalam mengungkap pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di konsulate jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada Oktober 2018.

Seruan itu juga diharapkan supaya Arab Saudi membebaskan 10 aktivis yang ditahan.

Untuk pertama kali, 28 negara anggota Uni Eropa yang didukung beberapa negara termasuk Kanada, dan Australia minus Amerika Serikat memberikan teguran dan pernyataan di Dewan HAM PBB sejak didirikan pada tahun 2006.

“Kami secara khusus khawatir mengenai penggunaan Undang-undang Anti-terorisme dan peraturan tentang keamanan nasional terhadap individu yang secara damai menggunakan hak dan kebebasan mereka,” ujar Duta Besar Islandia, Harald Aspelund yang membacakan pernyataan bersama. 

Arab Saudi menyampaikan hak negara berdaulat menangani masalah yang mempengaruhi keamanan sesuai dengan hukum nasional dan kewajiban internasional. Uni Eropa dan negara lainnya mengutuk keras pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Dikerahui Ketua tim penyelidik PBB untuk kasus Jamal Khashoggi, Agnes Callamard menyambut seruan kerja sama Arab Saudi dengan tim investigasi PBB karena Arab Saudi belum juga menjawab permintaan Callamard untuk bertemu.