Connect with us

Sumut

Polres Asahan Ringkus 2 Spesialis Bongkar Rumah

Published

on

Polres Asahan Tembak 2 Pelaku Spesialis Bongkar Rumah

Geosiar.com, Medan – Petugas Satuan Reskrim Polres Asahan meringkus dua orang tersangka pelaku yang mencoba aksi bongkar rumah di dua lokasi berbeda di Kabupaten Asahan. Karena berusaha melawan petugas dan hendak melarikan diri saat hendak ditangkap, kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu membenarkan adanya kedua tersangka pelaku bongkar rumah yang kerap beraksi di sejumlah tempat di Kabupaten Asahan.

Tersangka bernama Awalludin alias Udin (34) warga Desa Pematang Sei Baru Dusun X Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan dan Hendri Putra alias Andi (29) warga Kelurahan Keramat Kuba Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai.

“Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya, karena melakukan perlawanan kepada petugas saat hendak ditangkap,” katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja, Kabag Ops Polres Asahan Kompol Marludin, Kasubbag Humas Polres Asahan Iptu Sahat Siahaan dan Kanit Pidum Ipda Khomaini saat jumpa pers di Mapolres Asahan, Selasa (5/3/2019).

Hendri membongkar rumah milik korban bernama Hendri Syahputra, warga Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, 7 Februari 2019 lalu.

Berhasil diamankan dari tangan tersangka satu unit handphone merk samsung saat tersangka ditangkap di Kota Tanjung Balai pada (26/2/2019) lalu. Tersangka juga dilumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat hendak diamankan.

Tersangka juga mengaku bahwa mereka sudah melakukan aksinya di delapan lokasi yang berbeda.

“Dalam melakukan aksinya, mereka terlebih dahulu mengintai rumah-rumah yang tidak di kunci pintu ataupun jendelanya, kemudian masuk dan mengambil barang-barang milik korban,” ungkap Kapolres.

Akibat perbuatan itu, kedua tersangka dijerat Pasal 363 subsider Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.