Connect with us

Nasional

Penyesalan Jose Mourinho di MU

Published

on

Jose Mourinho

Geosiar.com, Olahraga – Jose Mourinho mengaku, setelah gagal menangani Manchester United, dirinya memiliki penyesalan. Menurutnya seharusnya ia bisa mengantarkan klub tersebut meraih lebih banyak prestasi.

“Saya masih merasa memiliki pekerjaan yang belum selesai di Manchester United,” kata Mourinho.

“Ketika saya pergi, saya merasa masih bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi. saya bisa meningkatkan performa tim karena sudah memberikan segalanya untuk klub tersebut,” tambahnya.

Mourinho mengaku selama menjadi manajer, ia selalu berusaha mencari solusi saat MU sedang tertimpa masalah. Namun pada era sekarang, ada satu masalah yang tidak bisa ia temukan solusinya.

“Jika seorang pemain terus dimainkan, ia akan menyukai manajer. Jika ada yang tidak dimainkan, ia akan membenci manajer.”

“Itulah masalah yang ada pada sepak bola modern. Jarang sekali ada pemain yang merasa bagian dari tim dan ia memegang peranan juga walaupun jarang disertakan di starting lineup,” ujar Mourinho.

Jose Mourinho sudah menangani Manchester United mulai musim 2016-2017. Pada musim perdananya, Mourinho mengantarkan Manchester United menjuarai Liga Europa.

Sayangnya perselisihan dengan para pemain membuat Mourinho kehilangan kepercayaan di MU. Setelah Manchester United kalah dari Liverpool pada Desember 2018, manajemen klub memutuskan untuk berpisah dengan Mourinho dan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai caretaker.